Pelaku Pencurian Mobil Muatan Elpiji Ditangkap Polsek Denpasar Barat

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Muhamad Rifai (20), tersangka kasus pencurian dan penggelapan mobil untuk mengangkut muatan tabung gas elpiji tiga kilogram berhasil ditangkap anggota Kepolisian Sektor Denpasar Barat, Bali.

“Tersangka kami tangkap pekan lalu di Surabaya karena mencuri dan menggelapkan satu mobil bak terbuka milik korban Komang Adi Juliantika (24) yang biasanya digunakan untuk mengirim gas kepada konsumen,” kata Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena di Denpasar, Senin (9/4).

Ia mengatakan, berkat informasi dari masyarakat bahwa mobil merk suzuki pick up milik korban dengan nomor polisi Dk-9954-BV melintasi di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, yang saat itu dikendarai I Nyoman Arya Gita.

Polisi lantas melakukan penyelidikan terhadap keberadaan kendaraan mobil dan berhasil mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari Nyoman Arya Gita. Berdasarkan dari informasi Arya Gita yang diduga sebagai penadah itu, polisi mengetahui keberadaan tersangka di Surabaya, Jawa Timur.

Selanjutnya, polisi mencari keberadaan tersangka Rifai pada 6 April 2018, Pukul 04.30 Wita dan polisi berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan yang kemudian dibawa ke Polsek Denpasar Barat.

“Perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 362 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” katanya.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pada 18 Juni 2017, Pukul 13.00 Wita saat mobil korban Komang Adi Juliantika yang saat terparkir di Jalan Gunung Catur, saat korban sedang berbelanja di depan toko Amerta Sari Nadi, Desa Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat.

Saat hendak kembali, korban kaget karena mobilnya yang tadi diparkirnya hilang, sehingga korban langsung melapor ke Polsek Denbar. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian Rp110 juta.

Singkat cerita, setelah mobil itu berhasil dicuri pelaku, kemudian digadaikan kepada Nyoman Arya Gita dan tersangka menyewa motor untuk dibawa ke Surabaya.

Saat tiba di Surabaya, motor yang disewa pelaku juga digadai kepada Mat Ruji yang digunakan untuk kebutuhannya sendiri selama berada di Surabaya.

“Berdasarkan hasil pengembangan kami, ternyata pelaku juga mengadai motor milik korbannya yang lain di Surabaya,” katanya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Renungan di Hari Guru

Seseorang boleh disebut guru pada saat dia mendidik sekaligus dengan memberi teladan. Seseorang disebut murid pada saat dia belajar sesuatu dan berusaha melakukan teladan sang guru.