Oknum Polisi Pengeroyok Wartawan Okezone Diperiksa Propam

0
47
Stop Kekerasan terhadap Jurnalis
Ilustrasi - Stop Kekerasan terhadap Jurnalis

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Oknum-oknum polisi dari Satuan Dalmas Polres Mimika yang menyeroyok Saldi Hermanto, wartawan okezone.com pada Sabtu (11/11) malam, telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Mimika, Papua.

“Lima anggota Sabhara masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Mimika. Sementara oknum anggota Dalmas yang melakukan pengeroyokan terhadap saudara Saldi Hermanto telah diamankan di Polres Mimika,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, ketika dikonfirmasi dari Kota Jayapura, Papua, Ahad (12/11).

Menurut dia, Polri tetap mengedepankan sikap profesional dalam menangani kasus yang menimpa awak media di Mimika.

“Dan bagi anggota Polri yang terbukti melakukan penganiayaan akan diproses dengan pidana dan kode etik kepolisian,” katanya.

Terkait kronologis, Kamal mengatakan kasus tindak penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi itu terjadi pada Sabtu (11/11) yang berawal dari perkelahian di pasar malam di salah satu kawasan di Timika, Kabupaten Mimika.

“Berawal dari korban atau Saldi, tidak simpatik kepada anggota yang merespons TKP perkelahian di pasar malam yang mana anggota Dalmas datang mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri. Akibat dari kejadian tersebut korban bersama anaknya terjatuh sehingga korban emosi dan menggunggah status di facebook dan membuat kata kasar kepada aparat keamanan,” katanya.

Kalimat Saldi Hermanto dalam akun facebooknya “Petugas keamanan tapi cara penanganan bukan begitu, goblok…”.

Atas unggahan tersebut, lanjut Kamal, oknum anggota Dalmas mencari pengunggah atas nama Saldi Hermanto.

“Sehingga korban dijemput di warung Jl Budi utomo atau depan Pos Lantas oleh oknum anggota Dalmas, kemudian dibawa ke Pos Pelayanan Terpadu,” katanya.

“Setelah berada di Pos terpadu tersebut beberapa oknum anggota Dalmas melakukan pemukulan pada bagian wajah dan ditendang pada bagian belakang,” sambungnya.

Mengenai langkah-langkah kepolisian, kata Kamal, adalah menerima laporan kasus tersebut.

“Wakapolres juga sudah menemui korban dan meminta maaf, melakukan perawatan kepada korban, mengamankan pelaku, membuat laporan polisi, dan membawa korban ke rumah sakit guna di lakukan VER. Kasus ini masih ditangani Propam Polres Mimika,” katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....