Miliki 1.130 Gram Sabu, WNA Tanzania Divonis 17 Tahun Penjara

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Warga negara asing (WNA) asal Tanzania, Abdul Rahman Asuman, dijatuhi vonis 17 tahun penjara, terkait kepemilikan narkotika jenis sabu golongan I seberat 1.130,96 gram netto pada sidang putusan pidana di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (13/6).

“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 17 tahun, dikurangi selama terdakwa dalam tahanan, dan denda Rp5 miliar subsidair 8 bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim PN Denpasar, Enjeliky Handajani Day.

Dalam kasus ini, terdakwa telah melanggar Pasal 113 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat persidangan terdakwa menyatakan menerima keputusan Ketua Majelis Hakim.

Barang bukti yang menjerat terdakwa berupa 99 buah kapsul warna kecokelatan, di dalamnya berisi kristal bening narkotika dengan berat keseluruhan 1.130,96 gram netto, satu lembar custom declaration BC 2.2, satu lembar boarding pass atas nama terdakwa, dan satu buah handphone.

Sebelumnya, kasus ini bermula dari kedatangan terdakwa pada 30 November 2019 pukul 18.00 WITA di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan salah satu jenis maskapai penerbangan.

Saat pemeriksaan di terminal kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan mesin X-ray, petugas Bea dan Cukai melihat gerak gerik mencurigakan dari terdakwa untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap badan dan barang bawaan terdakwa.

Namun, tidak ditemukan barang narkotika apapun, untuk itu dilakukan pemeriksaan secara mendalam pada bagian rongga pencernaan terdakwa dengan melakukan rontgen di salah satu Rumah Sakit Swasta, Kuta Badung.

Dari dari Rumah Sakit tersebut terdakwa segera dibawa ke Kantor Bea Cukai I Gusti Ngurah Rai karena terindikasi di dalam tubuh terdakwa terdapat benda asing. Sekitar dua jam setelahnya diperoleh benda menyerupai kapsul berwarna kecokelatan yang di dalamnya terdapat kristal bening shabu sejumlah 82 kapsul keluar dari rongga pencernaan terdakwa.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi