Maklumat Kapolda Papua Disebar di Wilayah Tembagapura

2
195
Maklumat Kapolda Papua
Maklumat Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar yang disebar mulai Senin, 13/11/2017.

TIMIKA, SERUJI.CO.ID – Maklumat Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar yang memerintahkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) segera meletakkan senjata api sekaligus menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum, Senin (13/11) pagi disebar di Kampung Banti, Distrik Tembagapura menggunakan helikopter.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi AM Kamal di Timika, Senin, mengatakan pihaknya bersama Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon yang menyebarkan maklumat Kapolda Papua itu agar dibaca dan dipahami oleh KKB yang kini mengusai kampung-kampung di dekat Kota Tembagapura itu.

“Saya sendiri bersama Kapolres Mimika yang menyebarkannya dari udara menggunakan helikopter. Sesegera mungkin kalau sudah ada di tangan mereka maka tidak boleh melakukan hal-hal yang melanggar sebagaimana tercantum dalam maklumat itu,” kata Kamal.

Ia mengatakan penyebaran Maklumat Kapolda Papua itu berlangsung pada Senin pagi mulai pukul 08.45 WIT hingga pukul 10.00 WIT. Jumlah lembaran maklumat yang disebarkan di kawasan sekitar Kampung Banti itu sebanyak 1.500.

Dalam Maklumat Kapolda Papua Nomor: B/MKLMT/01/XI/2017 tanggal 12 November 2017, disebutkan bahwa berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam maka diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki dan mempergunakan senjata api secara ilegal agar secepatnya meletakkan senjata api dan menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum (Kepolisian RI),” perintah Kapolda.

Kapolda juga memperingatkan kelompok tersebut agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum seperti pengancaman, penganiayaan, perampokan, penjarahan, pemerkosaan, pembunuhan dan perbuatan kriminal lainnya.

Sejak tiga pekan terakhir, KKB wilayah Tembagapura yang diperkirakan memiliki 35 pucuk senjata api dengan pengikut mencapai seratusan orang telah menguasai sejumlah perkampungan sekitar Tembagapura mulai dari Utikini Lama, Kimbeli, Waa-Banti, Opitawak hingga ke Aroanop.

KKB wilayah Tembagapura yang dipimpin oleh Ayuk Waker itu dituding sebagai dalang utama dari serangkaian aksi kekerasan di wilayah Tembagapura akhir-akhir ini seperti teror penembakan terhadap kendaraan dan fasilitas PT Freeport Indonesia, penembakan terhadap anggota Brimob, penembakan terhadap warga sipil, pemerkosaan dan lainnya.

Hingga kini diperkirakan sekitar 1.300 warga sipil masih terjebak di kampung-kampung itu. Mereka dilarang bepergian lantaran dijadikan tameng hidup oleh KKB untuk melakukan perlawanan kepada aparat keamanan. (Ant/SU02)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Ketika pelakunya bukan umat Islam bukan disebut teroris padahal jelas2 melakukan teror .. sebutanya hanya dengan kelompok kriminal bersenjata.
    Mengapa??? Hanya pelaku yg beragama Islam disebut teroris…ironis

  2. Orang Islam hanya bawa panci, bawa pisau dapur, langsung dituduh teroris. Dan dianggap sangat mengancam dan membahayakan sehingga perlu diserbu oleh puluhan pasukan terlatih dan diberondong tembak mati. OPM gerombolan bersenjata otomatis. Menyandera ribuan orang. Polisi menghadapinya hanya dg selembar kertas maklumat. Benar2 aparat super cerdas dan jenius.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Terkait SP3 Kasus Habib Rizieq, Jokowi: Tidak Ada Intervensi Pemerintah

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menegaskan bahwa tidak ada intervensi pemerintah dalam penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan "chat" berkonten pornografi yang melibatkan...

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...