Mahasiswa Pengguna Sabu Dituntut 1,5 Tahun Penjara

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Ngurah Arya (24) seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Bali dituntut hukuman 1,5 tahun penjara karena dinilai terbukti menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wirayoga dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (16/4), mengatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan menyalahgunakan narkotika golongan satu untuk dirinya sendiri,” ujar JPU dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Nyoman Adnya Dewi.

Hal yang meringankan tuntutan JPU karena terdakwa mengakui perbuatannya bersalah, menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum dan terdakwa tidak berbelit-belit memberikan keterangan dalam persidangan.

Dalam dakwaan terungkap, terdakwa pada 6 Oktober 2017, Pukul 13.00 Wita memesan sabu-sabu kepada seseorang bernama kadek melalui telepon genggamnya untuk digunakanya sendiri. Sebelum mengambil barang haram itu, terlebih dahulu terdakwa mentransfer uang sebesar Rp1,2 juta kepada Kadek.

Setelah uang ditransfer, terdakwa kemudian mengambil tempelan satu klip kristal bening di Jalan By Pass Ngurah Rai, Pukul 16.30 Wita, kemudian terdakwa pulang ke rumahnya untuk menggunakan sabu-sabu itu.

Pada 10 Oktober 2017, Pukul 06.30 Wita terdakwa kembali menggunakan barang haram itu. Setelah menggunakan barang itu, terdakwa menyimpan sisa sabu-sabu yang digunakannya itu.

Ketika saat keluar rumah untuk membeli makanan di Warung Lalapan Barokah, Jalan Uluwatu, tiba-tiba terdakwa ditangkap petugas yang sebelumnya telah melakukan penyelidikan terhadap terdakwa.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa, dan petugas menemukan satu klip sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok yang ditemukan di saku depan kanan celana terdakwa.

Dan petugas juga menggeledah kamar kos terdakwa dan ditemukan tiga klib sabu-sabu sehingga berat total keseluruhan yang berhasil diamankan petugas sebanyak 0,71 gram. Kepada petugas terdakwa mengaku barang haram memang miliknya dan akan digunakan sendiri. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.