Lebihi Izin Tinggal, Imigrasi Tangkap WNA Malaysia

PADANG, SERUJI.CO.ID – Kantor Imigrasi Klas I Padang, Sumatera Barat, menangkap mahasiswi asal Malaysia Noerfaezah Binti Bawahi (26) yang melebihi masa izin tinggal di Indonesia selama tiga setengah tahun.

Kami menangkap dia sekitar dua minggu lalu di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ketika akan berangkat pulang ke Malaysia, kata Kasi Wasdakim Imigrasi Klas I Padang Indra Sakti Suherman di Padang, Senin (7/5).

Ia menambahkan wanita ini datang ke Indonesia mengantongi izin tinggal untuk belajar di Universitas Andalas. Dia terdaftar sebagai mahasiswi fakultas kedokteran Universitas Andalas.

Karena sesuatu hal, wanita ini dikeluarkan dari kampus atau “Drop Out” (DO) karena tidak dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh kampus.

Kemudian dia tidak langsung pulang ke Malaysia namun tetap tinggal di Kota Padang, hingga melebihi izin tinggal mencapai tiga setengah tahun.

Kami menangkap dia di bandara dan langsung dibawa ke kantor untuk diperiksa selanjutnya akan dideportasi dan dicekal masuk ke Indonesia, ujarnya.

Ia mengatakan sesuai aturan yang ada, apabila wanita ini melebihi izin tinggal di bawah 60 hari, maka akan dijatuhi denda dan diperbolehkan pulang ke negara asalnya, namun ini sudah tiga setengah tahun.

Dia sudah lebih dari 60 hari dan langsung kita tangkap. Kami juga meminta keterangan dari pihak Unand terkait persoalan ini, tambah dia.

Ia mengemukakan ketika Unand melakukan DO terhadap mahasiswa asing seharusnya mereka berkoordinasi dengan Imigrasi.

Selain itu Unand juga harus mengeluarkan Exit Permit Only (EPO) sebagai syarat memulangkan mahasiswa asing yang belajar di Indonesia.

Ini yang belum ada dan hendaknya ini menjadi pembelajaran bagi perguruan tinggi yang memiliki mahasiswa asing, lanjut dia.

Sementara Rektor Universitas Andalas Padang, Prof Tafdil Husni mengatakan apabila mahasiswa asing tersebut telah di DO mereka seharusnya langsung pulang ke negaranya.

Kalau mereka masih kuliah tentu dapat kami ingatkan dan bantu pengurusan visa dan izin tinggalnya di Indonesia, ujar dia.

Ia menyebutkan para mahasiswa asing yang kuliah di Unand itu dengan menggunakan biaya sendiri dan atas kemauan sendiri.

Dalam hal ini Unand tidak ada mensponsori kedatangan mereka ke Indonesia, tambahnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Krisis Akal Budi

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER