Lebih Dari 23 Ribu Botol Miras Dimusnahkan Pemkot Serang

SERANG, SERUJI.CO.ID – Untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan minuman keras (miras) di wilayah Kota Serang, sebanyak 23.594 botol miras dari berbagai jenis dimusnahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di halaman Pusat Pemerintahan Kota Serang, Senin (19/3).

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengatakan pemusnahan ini hasil kerja sama Pemkot Serang, Satpol PP Kota Serang, dan juga Polres Serang Kota. Kegiatan ini sebagai implementasi dari peraturan daerah (perda) no 2 tahun 2010 terkait pekat.

Walikota Serang TB Haerul Jaman mengklaim bahwa pemusnahan miras ini sudah sering dilakukan oleh Pemkot.

“Pada prakteknya kita tidak hanya melakukan pemusnahan dan penyitaan saja, tapi penertiban dan penutupan juga kepada tempat-tempat yang tidak memiliki izin dan menyalahi peruntukannya,” ucapnya saat ditemui usai pemusnahan miras di Puspemkot Serang, Senin (19/3).

Menurutnya, kegiatan penyitaan miras ini sangat sering dilakukan. Untuk itu, ia akan terus melakukan penertiban dan penutupan tempat atau distributor yang tidak memiliki izin edar.

Jaman pun mengajak kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menumbuhkan kesadaran terkait bahaya miras ini. Karena, dikatakan Jaman kesadaran masyarakat Kota Serang akan hal itu masih rendah.

“Kembali lagi, kesadaran seluruh warga dan pelaku usahanya. Kami sudah mengajak,mengimbau dan memberikan sanksi tapi ada saja yang nakal. Sampai saat ini pun kami rasakan, mereka kucing-kucing dengan anggota Satpol PP,” tandasnya.

“Padahal untuk menjaga kondusifitas wilayah itu diperlukan peran semua pihak termasuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, mengungkapkan miras yang dimusnahkan hari ini adalah sitaan dari beberapa titik tempat hiburan dan dua gudang besar miras di Kota Serang.

“Sebagian kecil kita dapatkan dari tempat hiburan dan sebagian besar dari gudang besar di Taktakan dan Pasar Rau,” ujarnya.

Dalam melakukan razia dan pemusnahan miras pihaknya mengacu kepada peraturan menteri perdagangan (Permendag) yang menjelaskan bahwa untuk izin sub distributor harus penunjukan.

Dalam pasal 20 ayat 4 Permendag juga menjelaskan bahwa Pemda dapat melakukan pembatasan peredaran miras di wilayahnya melalui perda.

“Di Perda no 2 tahun 2010 Kota Serang juga menjelaskan tidak ada satupun pasal-pasal yang memperbolehkan penjualan miras. Ini yang dijadikan acuan oleh kita untuk melakukan pemberantasan peredaran miras di Kota Serang,” terangnya. (Rizki/SU05)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hijab, Perempuan dan Pembebasan: Tanggapan Untuk Sukmawati

Di atas panggung Anna Aventie, produsen kebaya ternama, Sukmawati Soekarnoputri, melalui puisi, mengatakan bahwa wanita berkonde lebih indah dari wanita bercadar

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Ghazwul Fikri dan Media