Lebih Dari 23 Ribu Botol Miras Dimusnahkan Pemkot Serang

0
46
Pemusnahan miras yang dilakukan Pemkot Serang, Senin (19/3/2018). (foto:Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan minuman keras (miras) di wilayah Kota Serang, sebanyak 23.594 botol miras dari berbagai jenis dimusnahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di halaman Pusat Pemerintahan Kota Serang, Senin (19/3).

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengatakan pemusnahan ini hasil kerja sama Pemkot Serang, Satpol PP Kota Serang, dan juga Polres Serang Kota. Kegiatan ini sebagai implementasi dari peraturan daerah (perda) no 2 tahun 2010 terkait pekat.

Walikota Serang TB Haerul Jaman mengklaim bahwa pemusnahan miras ini sudah sering dilakukan oleh Pemkot.

“Pada prakteknya kita tidak hanya melakukan pemusnahan dan penyitaan saja, tapi penertiban dan penutupan juga kepada tempat-tempat yang tidak memiliki izin dan menyalahi peruntukannya,” ucapnya saat ditemui usai pemusnahan miras di Puspemkot Serang, Senin (19/3).

Menurutnya, kegiatan penyitaan miras ini sangat sering dilakukan. Untuk itu, ia akan terus melakukan penertiban dan penutupan tempat atau distributor yang tidak memiliki izin edar.

Jaman pun mengajak kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menumbuhkan kesadaran terkait bahaya miras ini. Karena, dikatakan Jaman kesadaran masyarakat Kota Serang akan hal itu masih rendah.

“Kembali lagi, kesadaran seluruh warga dan pelaku usahanya. Kami sudah mengajak,mengimbau dan memberikan sanksi tapi ada saja yang nakal. Sampai saat ini pun kami rasakan, mereka kucing-kucing dengan anggota Satpol PP,” tandasnya.

“Padahal untuk menjaga kondusifitas wilayah itu diperlukan peran semua pihak termasuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, mengungkapkan miras yang dimusnahkan hari ini adalah sitaan dari beberapa titik tempat hiburan dan dua gudang besar miras di Kota Serang.

“Sebagian kecil kita dapatkan dari tempat hiburan dan sebagian besar dari gudang besar di Taktakan dan Pasar Rau,” ujarnya.

Dalam melakukan razia dan pemusnahan miras pihaknya mengacu kepada peraturan menteri perdagangan (Permendag) yang menjelaskan bahwa untuk izin sub distributor harus penunjukan.

Dalam pasal 20 ayat 4 Permendag juga menjelaskan bahwa Pemda dapat melakukan pembatasan peredaran miras di wilayahnya melalui perda.

“Di Perda no 2 tahun 2010 Kota Serang juga menjelaskan tidak ada satupun pasal-pasal yang memperbolehkan penjualan miras. Ini yang dijadikan acuan oleh kita untuk melakukan pemberantasan peredaran miras di Kota Serang,” terangnya. (Rizki/SU05)

 

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU