Lebih Dari 23 Ribu Botol Miras Dimusnahkan Pemkot Serang

0
19
Pemusnahan miras yang dilakukan Pemkot Serang, Senin (19/3/2018). (foto:Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan minuman keras (miras) di wilayah Kota Serang, sebanyak 23.594 botol miras dari berbagai jenis dimusnahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di halaman Pusat Pemerintahan Kota Serang, Senin (19/3).

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengatakan pemusnahan ini hasil kerja sama Pemkot Serang, Satpol PP Kota Serang, dan juga Polres Serang Kota. Kegiatan ini sebagai implementasi dari peraturan daerah (perda) no 2 tahun 2010 terkait pekat.

Walikota Serang TB Haerul Jaman mengklaim bahwa pemusnahan miras ini sudah sering dilakukan oleh Pemkot.

“Pada prakteknya kita tidak hanya melakukan pemusnahan dan penyitaan saja, tapi penertiban dan penutupan juga kepada tempat-tempat yang tidak memiliki izin dan menyalahi peruntukannya,” ucapnya saat ditemui usai pemusnahan miras di Puspemkot Serang, Senin (19/3).

Menurutnya, kegiatan penyitaan miras ini sangat sering dilakukan. Untuk itu, ia akan terus melakukan penertiban dan penutupan tempat atau distributor yang tidak memiliki izin edar.

Jaman pun mengajak kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menumbuhkan kesadaran terkait bahaya miras ini. Karena, dikatakan Jaman kesadaran masyarakat Kota Serang akan hal itu masih rendah.

“Kembali lagi, kesadaran seluruh warga dan pelaku usahanya. Kami sudah mengajak,mengimbau dan memberikan sanksi tapi ada saja yang nakal. Sampai saat ini pun kami rasakan, mereka kucing-kucing dengan anggota Satpol PP,” tandasnya.

“Padahal untuk menjaga kondusifitas wilayah itu diperlukan peran semua pihak termasuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, mengungkapkan miras yang dimusnahkan hari ini adalah sitaan dari beberapa titik tempat hiburan dan dua gudang besar miras di Kota Serang.

“Sebagian kecil kita dapatkan dari tempat hiburan dan sebagian besar dari gudang besar di Taktakan dan Pasar Rau,” ujarnya.

Dalam melakukan razia dan pemusnahan miras pihaknya mengacu kepada peraturan menteri perdagangan (Permendag) yang menjelaskan bahwa untuk izin sub distributor harus penunjukan.

Dalam pasal 20 ayat 4 Permendag juga menjelaskan bahwa Pemda dapat melakukan pembatasan peredaran miras di wilayahnya melalui perda.

“Di Perda no 2 tahun 2010 Kota Serang juga menjelaskan tidak ada satupun pasal-pasal yang memperbolehkan penjualan miras. Ini yang dijadikan acuan oleh kita untuk melakukan pemberantasan peredaran miras di Kota Serang,” terangnya. (Rizki/SU05)

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...