Lagi, Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Lain Yang Aniaya Relawan Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya kembali berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

“Ada beberapa kita lakukan penangkapan, dua kemarin, dan (sekarang) ada tambahan lagi,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/10).

Sebelumnya, Rabu (2/10) pihak kepolisian bergerak cepat memburu para pelaku dan berhasil menangkap dua orang yang diduga pelaku penyekapan dan penganiayaan, setelah Ninoy pada Selasa (2/10) dibebaskan pelaku dan melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Namun, untuk penangkapan yang dilakukan kali ini, Argo tidak menyebutkan berapa orang yang berhasil diamankan dan identitas para pelaku.

“Masih kami dalami kembali, apakah ada yang melakukan atau bersama-sama dengan yang lain, atau tidak,” ujar Argo.

Peristiwa penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng ini bermula saat ia sedang meliput dan mendokumentasikan kegiatan unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Senin (30/9). Saat itu sekelompok orang merampas telepon seluler Ninoy dan membawa paksa ke sebuah tempat di sekitar lokasi.

Selama disekap, Ninoy mengalami penganiayaan yang videonya sempat beredar luas di media sosial. Usai mengalami penganiayaan, para pelaku memulangkan Ninoy pada Selasa (1/10) dan selanjutnya korban melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.

Ninoy diketahui adalah penggiat media sosial dan relawan Jokowi saat pemilihan umum 2019. Diduga oa dianiaya pelaku karena tulisannya yang kerap menghina tokoh yang didukung para

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER