KPAI Datangi Polda Dampingi Kasus Penganiayaan Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendatangi Polda Metro Jaya guna mendampingi kasus dugaan penganiayaan anak berinisial B (8) yang diduga dilakukan pengasuhnya.

“Untuk mendalami kasus itu, KPAI akan mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (5/2) pukul 14.00 WIB,” kata Wakil Ketua Komisioner Bidang Pengasuhan KPAI Rita Pranawati di Jakarta, Senin (5/2).

Rita menjelaskan kejadian yang menimpa B merupakan persoalan pengalihan pengasuhan yang kerap terjadi di Indonesia.

Dijelaskan Rita, B mengalami tindakan kekerasan dari seseorang yang bukan keluarga sedarah karena bocah itu dititipkan ibunya yang bekerja di luar kota.

Rita mengungkapkan pengasuhan yang dialihkan kepada keluarga sedarah atau pihak lain nonlembaga perlu dicatat pada dinas sosial sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Pengasuhan Anak.

“Selain itu, pengasuhan tersebut masuk kategori pengasuhan di luar lembaga (panti dan sejenisnya), perlu didampingi oleh lembaga asuhan keluarga,” ujar Rita.

Rita menyatakan pencatatan dan pendampingan itu untuk memastikan anak yang dialihkan pengasuhannga mendapatkan perlindungan.

Sebelumnya, rekaman video seorang anak berinisial B yang diduga dianiaya seseorang menyebar melalui media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menduga pelaku penganiayaan diduga lebih dari seorang.

“Informasi pelakunya tidak hanya satu,” tutur Argo.

Saat ini, petugas Polda Metro Jaya dibantu KPAI menelusuri keberadaan B guna mengungkap kasus pelaku penganiayaan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi