Kodam Jaya Selidiki Massa Gelombang Kedua yang Rusak Mapolsek Ciracas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –¬†Kodam Jaya menyebut ada dua gelombang massa yang datang ke Mapolsek Ciracas pada Selasa (11/12) malam. Diduga massa gelombang kedua yang melakukan perusakan termasuk membakar mobil polisi.

“Sebenarnya, kejadian malam itu ada dua gelombang massa. Gelombang pertama massa jam 9 itu di Arundina dan di Mapolsek Ciracas. Kemudian ada Dandim dan Danrem yang memerintahkan massa untuk bubar, mereka bubar,” kata Kapendam Jaya, Kolonel Inf. Kristomei Sianturi usai rilis kasus pengeroyokan anggota TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/12).

Setelah massa pertama bubar, datang massa gelombang kedua pada malam itu juga sekitar pukul 23.00 WIB ke Polsek Ciracas.

“Massa ini lah yang memprovokasi dan merusak Mapolsek Ciracas. Kita sedang cari tahu dari mana mereka ini,” kata Kristomei.

Penyelidikan guna mengungkap massa perusak Polsek Ciracas dilakukan tim Kodam Jaya dengan meminta keterangan saksi di lokasi. Video rekaman massa di Polsek Ciracas juga dicek ke satuan TNI.

Baca juga: Mapolsek Ciracas Dirusak dan Dibakar Sekelompok Massa

“Setelah kejadian itu kita cek apakah ada anggota yang keluar dari Kesatrian tidak. Ternyata pada saat itu dilaporkan kepada Pangdam Jaya bahwa satuan tidak ada yang keluar,” ungkapnya.

Kristomei kemudian meminta masyarakat tidak ada yang berspekulasi mengenai massa yang merusak Polsek Ciracas hingga penyelidikan pengungkapan pelaku tuntas. Penyelidikan ini disebut Kristomei berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy