Kerabat Ditahan Karena Penipuan, Keraton Siapkan Bantuan Hukum

0
19
Keraton Kasunanan Surakarta.

SOLO, SERUJI.CO.ID – Keraton Kasunanan Surakarta menyiapkan bantuan hukum terhadap Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Benowo, salah satu keluarga keraton yang ditahan oleh polisi karena diduga terlibat kasus penipuan pedagang dan pengelola wahana permainan di Alun-Alun Utara Solo.

“Saya sudah diberi mandat oleh Gusti Behi atau Paku Buwono XIII untuk memberikan pendampingan terhadap KGPH Benowo,” kata Ferry Firman Nurwahyu selaku kuasa hukum keluarga Keraton Surakarta di Solo, Jumat (1/12).

Ia mengatakan pendampingan dilakukan bukan berarti membenarkan apa yang dilakukan oleh KGPH Benowo dalam kasus tersebut. Namun, pihaknya memastikan hak-hak yang bersangkutan dipenuhi selama proses hukum berjalan.

Ia menjelaskan apa yang dilakukan oleh KGPH Benowo tidak dibenarkan oleh pihak Keraton Kasunanan, yakni menyewakan lahan yang hingga sekarang sudah disewa oleh Pemerintah Kota Surakarta untuk menampung para pedagang Pasar Klewer sebagai pasar darurat.

Keraton hanya diberikan kewenangan untuk pengelolaan lahan parkir, tetapi yang bersangkutan justru menyewakan kepada pedagang dan pengelola wahana permainan pada pesta rakyat sekaten di Alun-Alun Utara.

“Keraton kegiatan selain mengelola parkir tidak diperkenankan, dan kami akan ikuti prosedur hukum,” katanya.

Ia mengatakan Benowo diamankan oleh polisi sejak Senin (27/11) hingga sekarang, sedangkan pihak keraton sudah berusaha mengajukan penangguhan penahanan, tetapi hal itu belum berhasil.

Sebelumnya Polres Kota Surakarta mengamankan dua tersangka kasus penipuan terkait dengan lahan para pedagang Pesta Rakyat Sekaten di Kawasan Alun-Alun Utara Solo. Dua tersangka yang diamankan tersebut, yakni KGPH Benowo salah satu keluarga keraton yang juga Pengageng Museum dan Pariwisata Keraton Kasunanan Surakarta.

Seorang tersangka lainnya Koordinator Pedagang Pesta Rakyat Sekaten, Robby Hendro Purnomo, warga Kusumodilagan RT07/RW10 Joyosuran, Pasar Kliwon Solo.

Kepala Polres Kota AKBP Ribut Hari Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Keduanya sedang diperiksa di Mapolres Kota Surakarta untuk proses hukum. Ia mengatakan pedagang dan pengelola wahana permainan melaporkan ketua panitia sekaten atau kedua tersangka ke Polsek Pasar Kliwon dalam kasus tersebut.

Pedagang dan pengelola wahana permainan telah menyerahkan uang sewa lahan untuk Pesta Rakyat Sekaten dengan nilai antara Rp600 ribu hingga Rp750 ribu per pedagang, sedangkan khusus wahana permainan senilai Rp5 juta per pengelola. (Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....