Kemenag Riau: Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Kemenag

0
21
Penipuan
Penipuan (ilustrasi)

Pekanbaru, SERUJI.CO.ID – Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ahamad Supardi untuk kesekian kalinya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai SMS penipuan mengatas namakan Kakanwil Kemenag Riau yang kini kembali beredar.

“SMS penipuan itu dengan modus bantuan untuk masjid dan beasiswa, dan pelaku menyatakan bahwa dirinya disuruh Kepala Kanwil Kemenag Riau untuk menjemput bantuan,” kata Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau, Dedi Sahrul. S.Kom, M.SI, di Pekanbaru, Kamis (12/10).

Pesan tersebut disampaikannya terkait kembali Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi, MA, kembali mendapatkan informasi adanya masyarakat yang menerima pesan yang mengatas namakan dirinya.

Menurut Dedi Sahrul pesan yang dikirim oleh oknum tak dikenal, diteruskan oleh penerima pesan ke Kakanwil Kemenag Riau. SMS tersebut berisi “Asslamu alaikum wb wr selamat pagi ni saya dengan pak Rahman spd stap puad, dari kantor Kementerian Agama Provinsi Riau. Ini tadi dapat pesan rekomendasi langsung dari bapak Kanwil yaitu bapak Drs. H Ahmad Supardi, MA 19660803331993021001, bahwa Ketua Pengurus Masjid Al Hijrah disana di minta ijin waktunya untuk menghubungi pak Kanwil melalui telpon karena ada hal penting yang ingin disampaikan, penting sifatnya. Silakan Hub.085286491332 Terimakasih”.

“Info dalam SMS ini sangat tidak jelas, orang-orangnya juga tidak jelas, karena ini memang SMS yang dikirim orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Dedi.

Untuk menindaklajuti, katanya lagi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda untuk melacak nomor-nomor SMS gelap yang berisi penipuan mengatasnamakan Kanwil Kemenag Riau itu.

Pada kesempatan itu, ia menghimbau masyarakat agar mewaspadai dan tidak percaya dengan SMS yang beredar mengatas namakan Kanwil Kemenag Riau.

“Kemenag Riau tidak pernah melayangkan surat atau SMS, apalagi yang berhubungan dengan bantuan dan beasiswa. Kita selalu mengirimkan surat resmi untuk menginformasikan informasi terbaru, jika itu berhubungan dengan dana bantuan maka akan ada tim yang melakukan verifikasi ke lapangan dalam rangka mendata dan meninjau kelayakan objek yang akan menerima bantuan,” katanya.

Jadi, katanya lagi, tidak ada melalui SMS apalagi sampai meminta setoran diawal sebagai biaya administrasi dan sebagainya. Dan jika warga menerima sms atau surat yang tidak jelas yang meminta setoran uang hendaknya berkoordinasi langsung dengan Kemenag Riau. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...