Kemenag Riau: Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Kemenag

Pekanbaru, SERUJI.CO.ID – Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ahamad Supardi untuk kesekian kalinya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai SMS penipuan mengatas namakan Kakanwil Kemenag Riau yang kini kembali beredar.

“SMS penipuan itu dengan modus bantuan untuk masjid dan beasiswa, dan pelaku menyatakan bahwa dirinya disuruh Kepala Kanwil Kemenag Riau untuk menjemput bantuan,” kata Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau, Dedi Sahrul. S.Kom, M.SI, di Pekanbaru, Kamis (12/10).

Pesan tersebut disampaikannya terkait kembali Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi, MA, kembali mendapatkan informasi adanya masyarakat yang menerima pesan yang mengatas namakan dirinya.

Menurut Dedi Sahrul pesan yang dikirim oleh oknum tak dikenal, diteruskan oleh penerima pesan ke Kakanwil Kemenag Riau. SMS tersebut berisi “Asslamu alaikum wb wr selamat pagi ni saya dengan pak Rahman spd stap puad, dari kantor Kementerian Agama Provinsi Riau. Ini tadi dapat pesan rekomendasi langsung dari bapak Kanwil yaitu bapak Drs. H Ahmad Supardi, MA 19660803331993021001, bahwa Ketua Pengurus Masjid Al Hijrah disana di minta ijin waktunya untuk menghubungi pak Kanwil melalui telpon karena ada hal penting yang ingin disampaikan, penting sifatnya. Silakan Hub.085286491332 Terimakasih”.

“Info dalam SMS ini sangat tidak jelas, orang-orangnya juga tidak jelas, karena ini memang SMS yang dikirim orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Dedi.

Untuk menindaklajuti, katanya lagi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda untuk melacak nomor-nomor SMS gelap yang berisi penipuan mengatasnamakan Kanwil Kemenag Riau itu.

Pada kesempatan itu, ia menghimbau masyarakat agar mewaspadai dan tidak percaya dengan SMS yang beredar mengatas namakan Kanwil Kemenag Riau.

“Kemenag Riau tidak pernah melayangkan surat atau SMS, apalagi yang berhubungan dengan bantuan dan beasiswa. Kita selalu mengirimkan surat resmi untuk menginformasikan informasi terbaru, jika itu berhubungan dengan dana bantuan maka akan ada tim yang melakukan verifikasi ke lapangan dalam rangka mendata dan meninjau kelayakan objek yang akan menerima bantuan,” katanya.

Jadi, katanya lagi, tidak ada melalui SMS apalagi sampai meminta setoran diawal sebagai biaya administrasi dan sebagainya. Dan jika warga menerima sms atau surat yang tidak jelas yang meminta setoran uang hendaknya berkoordinasi langsung dengan Kemenag Riau. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER