Kelompok Kriminal Bersenjata Dilaporkan Rampas Makanan Warga

1
126
Kelompok Kriminal Bersenjata
Kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM), yang disebut polisi sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli mengakui adanya laporan tentang bahan makanan yang dirampas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) baik di Kimbely maupun dalam perjalanan ke kampung mereka di Banti.

“Saya mendapat laporan bahan makanan bantuan yang diambil warga di Polsek Tembagapura dirampas dan diambil KKB,” kata Irjen Pol Boy Rafli, Senin (13/11).

Dikatakan dia, saat ini warga sipil yang masih ditawan KKB mulai kekurangan makanan akibatnya aktivitas mereka yang sangat terbatas karena sudah tidak diijinkan membeli di Banti Gate yang berlokasi di dekat Mapolsek Tembagapura.

Bahan makanan milik mereka juga sudah menipis sehingga mulai merasakan kekurangan pangan, kata Irjen Pol Boy Rafli seraya menambahkan walaupun demikian satgas penanggulangan KKB akan tetap menyalurkan bantuan makanan dari Pemkab Mimika.

“Satgas akan tetap menyalurkan bantuan makanan yang disiapkan Pemkab Mimika,” kata Kapolda Papua yang mengaku masih berada di Tembagapura.

Ketika ditanya tentang kekuatan KKB, Kapolda Papua mengatakan, jumlah mereka sekitar 100-an orang dengan jumlah senjata api sekitar 30 pucuk serta membawa senjata tradisional seperti panah.

“Saat ini KKB menjadikan warga sebagai tameng dan kini mereka tidak bisa beraktivitas secara normal karena diintimidasi hingga ketakutan,” kata Kapolda.

Aksi kekerasan dan teror bersenjata yang dilakukan KKB berlangsung sejak bulan Oktober lalu disekitar Distrik Tembagapura. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...