Kejari Tahan Tiga Kades Diduga Korupsi Dana Desa

KOLAKA, SERUJI.CO.ID – Kejaksaan Negeri Kolaka, Sulawesi Tenggara menahan tiga kepala desa yang diduga melakukan korupsi anggaran dana desa pada 2016-2017.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kolaka Abdul Salam di Kolaka, Kamis (19/4), membenarkan penahanan terhadap tiga kepala desa itu karena diduga menyelewengkan penggunaan anggaran dana desa.

Ketiga kepala desa itu, masing-masing berinisial HJ, Kades Gunung Sari, FN, Kades Palewai, dan MT, Kades Pulawulo di Kecamatan Samaturu.

Ia menjelaskan modus operandi tiga kepala desa itu membuat laporan pertanggungjawaban hasil pembangunan yang dianggap berjalan sesuai dengan program, namun fakta di lapangan tidak sesuai dengan hal itu.

Selain itu, lanjut dia, pekerjaan pembangunan yang harus selesai pada 2017 namun hingga 2018 masih dikerjakan, sementara alokasi anggaran berakhir pada 2017.

“Seharusnya pekerjaan pembangunan itu selesai tahun 2017 sesuai dengan anggaran yang turun namun hingga tahun 2018 pekerjaan itu masih dilanjutkan,” kata dia.

Salam juga menjelaskan bahwa kasus itu sudah ditangani sejak tahun lalu.

Berdasarkan pengembangan dan penyelidikan di lapangan, katanya, ketiga kepala desa itu dijadikan tersangka dalam kasus penggunaan dana desa.

Pemeriksaan tiga kepala desa itu berlangsung selama delapan jam, sedangkan tepat pukul 23.00 Wita, mereka langsung ditahan dengan dititipkan di Rumah Tahanan Negara Kelas II/B Kolaka.

“Kita masih tetap melakukan pendalaman atas kasus ini dan tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat,” kata Abdul Salam. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER