close

Kedapatan Nyabu, Driver Ojek Online Terancam 20 Tahun Penjara

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Driver Ojek Online, Achmad Mustaqim Toufiq (30) dibekuk Satreskoba Polrestabes Surabaya, lantaran kedapatan mengkonsumsi Sabu di rumahnya, Jalan Semampir Utara, Medokan, Surabaya pada 4 November 2017.

Atas kasus yang menimpanya, Achmad akhirnya jadi pesakitan di Pengadilan Negeri Surabaya, yang pada hari ini, Selasa (13/3), mengagendakan mendengarkan saksi dari kepolisian.

Berdasarkan keterangan saksi polisi yang melakukan penangkapan, Rizky Wardhana, terdakwa ditangkap setelah polisi terlebih dahulu melakukan penangkapan terhadap anak buah terdakwa (Kurir).

“Sebelumnya melakukan penangkapan terhadap kurirnya, dan atas keterangan itu, kami lakukan penangkapan terhadap terdakwa yang saat itu sedang menggunakan sabu di lantai II rumahnya,” ungkap saksi Rizky saat memberikan keterangan di PN Surabaya, Selasa (13/3).


Dalam penggeledahan tersebut, lanjut Rizky, petugas menemukan barang bukti 3 poket sabu, timbangan, plastik klip kosong, alat hisap (bong) dan 4 buah korek yang dijadikan kompor.

“Barang bukti itu kami amankan di rumahnya, dan timbangan itu buat memecah barang sebelum diedarkan,” terang Rizky.

Sementara saksi Heru Prasetyo menambahkan, terdakwa mendapatkan barang dari Oon alias Pesek, yang saat ini mendekam di Lapas kelas I, Surabaya Porong.

“Terdakwa saat transaksi dengan Oon, melalui kurirnya selalu dilakukan dengan cara diranjau, seharga Rp 600 ribu,” tambah Heru.

Atas keterangan kedua saksi, Ketua Majelis Hakim, Pujo menanyakan kebenaran keterangan saksi terhadap terdakwa Achmad Mustaqim Toufiq (AMT) dan dibenarkan. Namun terkait kepemilikan timbangan, AMT membantah dan mengaku bukan miliknya.

“Timbangan itu bukan milik saya, namun saya hanya meminjam saja, untuk menimbang,” ujarnya, saat dimintai keterangan oleh JPU dari Kejari Surabaya, Darwis.

Atas perbuatannya, Jaksa penuntut Umum (JPU) menjerat terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotikan dengan ancaman pidana selama 20 tahun penjara. (Devan/Hrn)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Mimpi Indonesia Melaju ke Putaran Final Piala Asia U-23 Dikandaskan Vietnam

Di menit akhir pertandingan, pada menit ke-90+3, Vietnam akhirnya berhasil mencetak gol melalui sundulan gelandang Trieu Viet Hung memanfaatkan umpan tendangan sudut.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Resmikan MRT Fase Pertama, Jokowi: Kita Mulai Peradaban Baru

"Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta, fase pertama," ujar Presiden.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.
video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.