Kakanwil Sumut Senang Napi Lapas Narkotika Yang Kabur Menyerahkan Diri

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Dewa Putu Gede, mengatakan pihaknya merasa senang narapidana yang kabur telah menyerahkan diri ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Kelas III Simpang Ladang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

“Narapidana yang menyerahkan diri itu seorang laki-laki, atas nama Anto. Karena senangnya, saya ikut memeluk warga binaan tersebut,” kata Putu, di Medan, Jumat (17/5) malam.

Kembalinya napi itu, menurut dia, dalam keadaan sehat dan wajah yang kelihatan cukup ceria.

“Saya ikut terharu dan bangga dengan napi yang telah menyerahkan diri secara baik-baik,” ujar Putu.

Ia menyatakan, penyerahan diri napi tersebut, bukti kesadaran mereka cukup tinggi. Cara-cara yang seperti itu, perlu dicontoh bagi napi lain yang hingga kini masih kabur, dan dicari petugas keamanan.

Sejumlah napi yang menyerahkan diri itu, juga ada yang didampingi oleh pihak keluarga mereka. “Selain itu, juga ada napi yang kabur, langsung diantarkan keluarga ke Lapas Narkoba Langkat,” ujar dia pula.

Putu menjelaskan, napi yang menyerahkan diri, akan mendapat perlakuan secara baik dan tidak disakiti. “Saya sudah sampaikan kepada petugas, tidak menyakiti napi yang telah kembali ke Lapas” katanya lagi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Terima Kasih Ahok!

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER