Jelang Asian Games, Polisi Bekasi Tahan 23 Pelaku Kriminal

CIKARANG, SERUJI.CO.ID – Polres Metro (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat menangkap 23 pelaku kasus tindak kriminalitas jalanan dan membina 78 orang preman menjelang Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Utara.

“Ini adalah salah satu cara agar gelaran olahraga yang rencananya diikuti oleh 49 negara dapat berjalan sesuai rencana,” kata Kepala Satuan Reserse Krimimal Polrestro Bekasi, AKBP Rizal Marito di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (13/7).

Menurut Rizal, sasaran polisi adalah kejahatan terkait pencurian dengan kekerasan, kemudian pencurian dengan pemberatan, termasuk juga perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada premanisme.

Dalam melakukan pengamana, polisi ini juga dibantu oleh masyarakat.

Ia menambahkan dalam pengamanan tersebut polisi berhasil menyita barang bukti berupa kunci leter T, samurai, handphone. Selain itu, juga STNK dan BPKB, pakaian korban, uang, sepeda motor.

Dalam upaya pengamanan, polisi melakukan patroli bersama setiap satu jam sekali. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER