Jaksa Tuntut Kurir Narkoba 6 Tahun Penjara

AMBON, SERUJI.CO.ID –  Dino Kainama (26) dan Kornelis Hobert Kainama (18), dua terdakwa kurir narkoba golongan satu bukan tanaman, dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Maluku.

“Kami minta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Dino Kainama terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata JPU Selvia Hattu di Ambon, Kamis (31/5).

Tuntutan jaksa disampaikan dalam persidangan dipimpin ketua majeis hakim PN Ambon, S Pujiono didampingi Syamsudin La Hasan dan Jimmy Wally selaku hakim anggota.

Selain dituntut enam tahun penjara, jaksa juga meminta terdakwa dihukum membayar denda senilai Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Yang memberatkan terdakwa dituntut hukuman penjara dan dendan karena tidak membantu program pemerintah dalam memberantas narkoba, sedangkan yang meringankan adalah terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah dihuku.

Dalam persidangan dengan majelis hakim yang sama, JPU Kejati Maluku, Ester Wattimury juga meminta terdakwa Cornelis Kainama dinyatakan terbukti bersalah dan divonis enam tahun penjara.

Jaksa juga menuntut terdakwa Kornelis membayar denda sebesar Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan karena melanggar pasal 114 ayat (1) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan barang bukti berupa 45 paket sabu-sabu seberat 36,28 gram yang disimpan dalam brankas kecil warna putih, satu alat timbangan dan skop yang terbuat dari sedotan plastik dirampas untuk dimusnahkan.

Terdakwa Dino dan Kornelis ditangkap bersama rekan mereka Dian Nikijuluw oleh BNN Provinsi Maluku pada 26 Oktober 2017 sekitar pukul 14.30 WIT di kawasan Wailela, Kecamatan Teluk Ambon.

Dari hasil pengembangan pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti berupa 45 paket sabu-sabu milik Gheral Tomatala yang merupakan bandar besar namun dititipkan di rumah pacarnya, Dian Nikijuluw.

Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan penasihat hukum kedua terdakwa. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi