Jaksa Agung Tegaskan Kasus Buni Yani Tidak Akan Dihentikan

3
109
hm prasetyo
HM Prasetyo, Jaksa Agung RI.

JAKARTA – Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan tidak ada niatan bagi jaksa untuk menghentikan perkara Buni Yani, tersangka kasus dugaan penghasutan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), meski Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah divonis bersalah dalam kasus penodaan agama.

“Nggak, nggak. Kenapa dihentikan? Berkas kan sudah diterima. Tidak ada dihentikan,” tegas Prasetyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (12/5).

Ada pendapat bila Buni Yani seharusnya dibebaskan dari sangkaan tersebut lantaran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah divonis dan dinyatakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terbukti melakukan penodaan agama.

Menurut Prasetyo, meski ada rangkaian antara vonis Ahok dengan kasus yang menjerat Buni Yani, namun keduanya merupakan permasalahan yang berbeda.

“Dakwaannya, bukti-buktinya sendiri. Jadi apa yang dilakukan Buni Yani berbeda dengan apa yang dilakukan Ahok. Jadi tidak ada istilahnya setelah Ahok bersalah, (maka) Buni Yani menjadi tidak (bersalah),” ujarnya.

Jaksa Agung Prasetyo mengatakan, masing-masing mempunyai tanggung jawab pidana sendiri-sendiri, sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.

Berkas Buni Yani, kata Prasetyo, sekarang sudah memasuki tahap dua, yakni pelimpahan berkas dan tersangka.

“Kita sedang meminta fatwa Mahkamah Agung untuk lokasi persidangan Buni Yani di Pengadilan Negeri Bandung,” ucapnya.

Dasar alasan mengajukan persidangan Buni Yani di Bandung. “Karena di Bandung lebih baik,” tegasnya. Semula, Buni Yani akan disidangkan di Pengadilan Negeri Depok, mengikuti domisili Buni Yani. Namun, dengan alasan keamanan sidang diputuskan digelar di Bandung.

Sebelumnya dalam pertimbangan hukum yang dibacakan majelis hakim dalam sidang vonis Ahok, ada sorotan tentang Buni Yani. Menurut majelis hakim, Buni Yani tidak berperan sebagai pihak yang menimbulkan keresahan di masyarakat dengan unggahan video pidato Ahok di media sosial. Pertimbangan hukum majelis hakim itu pun membantah apa yang dituliskan jaksa pada surat tuntutan.

“Pengadilan tidak sependapat dengan pernyataan tersebut karena berada di luar konteks. Dan dari seluruh saksi yang didengar keterangannya di persidangan tidak ada satu pun saksi yang mengatakan bahwa informasi tentang adanya penodaan agama itu diperoleh dari unggahan Buni Yani,” ujar majelis hakim, Selasa (9/5).

Baca juga: Soal Buni Yani, Hakim Tidak Sependapat Dengan Penuntut Umum dan Penasihat Hukum

Buni Yani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena mengunggah potongan video pidato Ahok yang menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 di media sosial. Transkrip ucapan Ahok dalam video berdurasi setengah menit itulah yang kemudian menyeret Ahok ke ranah hukum dan kini dipenjara di tahanan Markas Korps Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok.

Namun Buni Yani menyebut caption tersebut tidak dimaksudkan untuk menghasut orang lain lewat media sosial. Keterangan pada video itu, menurutnya, hanya bertujuan mengajak warga berdiskusi.

 

EDITOR: Iwan Y

loading...

3 KOMENTAR

  1. Akal sehat : Kasus penistaan agama berasal dari unggahan Buni Yani.
    Kalo ternyata si ahog dinyatakan BERSALAH, secara akal sehat, harusnya Buni Yani BEBAS.
    Sing waras ngalah. Tp kalo ngalah terus, negara hancur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
traffic

Beijing Akan Terapkan Aturan Pembatasan Kendaraan Bermotor

BEIJING, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Beijing mengeluarkan kebijakan baru untuk membatasi jumlah kendaraan bermotor di Ibu Kota China itu guna memperlancar arus lalu lintas di...

Dua Gol Kane Taklukkan Tunisia 2-1

VOLGOGARD, SERUJI.CO.ID - Gol tandukan kepala menjelang pertandingan usai dari dua gol Harry Kane membawa Inggris menang 2-1 atas Tunisia pada pertandingan pembukaan Grup G...

Dikalahkan Swedia, Son Heung-min Salahkan Dirinya Sendiri

NIZHNY NOVGOROD, SERUJI.CO.ID -Penyerang Son Heung-min menyalahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan 1-0 Korea Selatan (Korsel) oleh Swedia dalam pertandingan pembuka Piala Dunia mereka pada...

Kekalahan Jerman, Peringatan Spanyol untuk Hadapi Iran

KAZAN, SERUJI.CO.ID - Spanyol memulai pertandingan pembuka Piala Dunia yang sulit melawan Portugal dengan pola permainan yang mengesankan setelah diterpa masalah pemecatan pelatih Julen Lopetegui...

Belgia Taklukkan Panama 3-0

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Kreatifitas dan kekuatan Belgia terbukti terlalu kuat bagi debutan Piala Dunia Panama, ketika favorit Grup G itu mengatasi aksi heroik kiper Jaime...