IJN: Kasus Wartawan Okezone Bukti Polisi Belum Profesional

0
35
Stop Kekerasan terhadap Jurnalis
Ilustrasi - Stop Kekerasan terhadap Jurnalis

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Ketua Indonesian Journalist Netrwork (IJN) Papua dan Papua Barat Vanwi Subiyat menilai kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah anggota polisi terhadap Saldi Hermanto wartawan okezone.com di Timika, merupakan bukti nyata bahwa abdi negara itu belum profesional dalam bertugas.

“Pemukulan atau pengeroyokkan kepada saudara Saldi Hermato, jurnalis yang bertugas di Timika pada Sabtu (11/11) malam sungguh tak adil. Para oknum polisi tersebut sangat tidak profesional,” katanya di Kota Jayapura, Senin (13/11).

Pernyataan ini disampaikan oleh Vanwi guna menanggapi aksi kekerasan yang menimpa salah satu jurnalis di Timika, Mimika, Papua.

“Baiknya bila Saldi bersalah ada UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang Nomor 11 tahun 2008, yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum,” katanya.

Menurut dia, UU tersebut memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam UU yang dimaksud.

“Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Tak perlu main hakim sendiri, tak elok terlihat,” katanya.

Aksi kekerasan kepada wartawan, lanjut Vanwi, sudah pasti membuat dunia internasional makin bertanya-tanya, ada apa dengan Timika?

“Harusnya oknum-oknum tersebut merasa malu dengan tindakan mereka, kenapa? Mereka melakukan pemukulan di daerah yang lagi jadi sorotan dunia karena kasus teror penembakan di Tembagapura, Mimika belum usai, bahkan makin memanas,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ketua MPR: Delapan Parpol Setujui Miras Dijual Bebas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Zulkifli Hasan mengungkapkan, saat pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang peredaran minuman keras (RUU Miras) di DPR, ada...
Tolak LGBT

Ketua MPR: Lima Fraksi Setujui Perilaku LGBT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender...
Beras impor

Ganjar: Jateng Tak Perlu Beras Impor

SOLO, SERUJI.CO.ID - Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan wilayahnya tidak perlu beras impor, karena sebentar lagi memasuki musim panen. "Kami tidak perlu beras impor,...
coklit pilkada banjar

Coklit Pilkada Banjar, Cawalkot Ade Uu Pertama Disambangi Petugas

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Para petugas KPU Kota Banjar dan penyelenggara serta pengawas lengkap, pada Sabtu (20/1) siang, melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilihan atau...
rakerda pemenangan djarot-sihar

Hadiri Rakerda Pemenangan Djarot-Sihar, Ini Pesan Mega Pada Kader

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan untuk Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur...
loading...
cj

Farid Majdi: Hukum Telah Dilihat Sebagai Bagian dari Kejahatan?

Hukum di Indonesia saat ini menjadi sorotan publik, ketika berbagai kasus yang terjadi di tingkat penegak hukum: kepolisian, jaksa, pengacara bahkan hakim, mencuat dan...

Partai Dan Pilkada

Tahun ini sampai 2020 merupakan tahun politik.  Mulai dari pilkada serentak ditahun 2018 dilanjutkan dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.  Helat yang dilaksanakan sekali...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...