IJN: Kasus Wartawan Okezone Bukti Polisi Belum Profesional

0
79
Stop Kekerasan terhadap Jurnalis
Ilustrasi - Stop Kekerasan terhadap Jurnalis

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Ketua Indonesian Journalist Netrwork (IJN) Papua dan Papua Barat Vanwi Subiyat menilai kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah anggota polisi terhadap Saldi Hermanto wartawan okezone.com di Timika, merupakan bukti nyata bahwa abdi negara itu belum profesional dalam bertugas.

“Pemukulan atau pengeroyokkan kepada saudara Saldi Hermato, jurnalis yang bertugas di Timika pada Sabtu (11/11) malam sungguh tak adil. Para oknum polisi tersebut sangat tidak profesional,” katanya di Kota Jayapura, Senin (13/11).

Pernyataan ini disampaikan oleh Vanwi guna menanggapi aksi kekerasan yang menimpa salah satu jurnalis di Timika, Mimika, Papua.

“Baiknya bila Saldi bersalah ada UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang Nomor 11 tahun 2008, yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum,” katanya.

Menurut dia, UU tersebut memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam UU yang dimaksud.

“Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Tak perlu main hakim sendiri, tak elok terlihat,” katanya.

Aksi kekerasan kepada wartawan, lanjut Vanwi, sudah pasti membuat dunia internasional makin bertanya-tanya, ada apa dengan Timika?

“Harusnya oknum-oknum tersebut merasa malu dengan tindakan mereka, kenapa? Mereka melakukan pemukulan di daerah yang lagi jadi sorotan dunia karena kasus teror penembakan di Tembagapura, Mimika belum usai, bahkan makin memanas,” katanya.

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU