Ibu Rumah Tangga Ditangkap Bawa Sabu dari Malaysia

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID – Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditangkap aparat kepolisian di Kabupaten Nunukan, Kaltara karena ditemukan bawa narkotika jenis sabu-sabu dari Malaysia.

Kapolres Nunukan, AKBP Jepri Y melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi di Nunukan, Senin (7/5) membenarkan kasus itu.

IRT asal dari Kabupaten Pinrang, Sulsel bernama Nursiah Maradang (45) ditangkap di Pelabuhan Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara pada Sabtu (5/5) pada 15.30 wita.

Ia mengungkapkan bahwa pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka selaku pemilik sabu seberat 125 gram.

Tersangka yang beralamat Jalan Tanre Assona Kelurahan Padakkalawa Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang, Sulsel.

Barang bukti yang disita di tangan tersangka berupa tiga bungkus plastik ukuran besar warna transparan, paspor, dua buah handphone merek nokia dan oppo, kartu tanda penduduk (KTP), uang rupiah Rp700.000 dan 20 ringgit Malaysia.

Adapun kronologis kejadiannya yakni pada Sabtu (5/5) sekira pukul 14.30 wita aparat kepolisian dari Satuan Resnarkoba Polres Nunukan mendapatkan informasi dari masyarakat seorang IRT dicurigai membawa sabu-sabu dari negeri jiran Malaysia melalui Pulau Sebatik.

Informasi tersebut, kata dia, langsung ditindaklanjuti secepatnya karena rencananya barang bukti akan dibawa ke Kota Tarakan mengunakan speedboat.

Ketika tersangka ditemukan langsung dilakukan penggeladahan badan maka ditemukan satu bungkus ukuran besat yang diduga berisi sabu-sabu yang disimpan pada tempat duduk speedboat yang ditumpangi dari Tawau, Malaysia.

“Ketika akan dilakukan penggeledahan badan pelaku (Nursiah Maradang) sempat mengeluarkan sesuatu dari tasnya yang diikat dengan lakban warna coklat disimpan yang disimpan di tempat duduk speedboat,” terang M Karyadi.

Bungkusan yang dilakban tersebut ternyata berisi dua bungkus warna putih kemudian di dalam bra ditemukan satu bungkus lagi. “Jadi semuanya ditemukan tiga bungkus yang berisi sabu-sabu,” kata dia.

Sesuai hasil pemeriksaan penyidik, pelaku yang langsung dijadikan tersangka dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy