Hindari Sinar-X, Sabu-Sabu Diselundupkan di Dalam Jok Mobil

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyelundup 15 kilogram (kg) sabu-sabu yang disembunyikan dalam jok mobil memilih menggunakan ekspedisi laut untuk hindari pemindai sinar-X yang ada di pelabuhan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Senin (24/6), mengatakan, para penyelundup tidak membawa langsung sabu-sabu tersebut, namun menyembunyikannya di dalam jok mobil dan mengirimkannya dengan kapal ekspedisi.

Argo yang memimpin konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara mengatakan, penyelundup memilih cara tersebut untuk menghindari pemindai sinar-X di pelabuhan.

“Ini kan menggunakan mobil, yang penting kan datanya lengkap mobil keluar,” tutur Argo.

Argo mengatakan, para penyelundup ini berusaha mencari celah keamanan dalam proses pengiriman menggunakan ekspedisi laut.

“Namanya ekspedisi itu kan lewat laut menggunakan kapal, nanti keluar masuknya kan dari ekspedisi sana tidak mengetahui,” tutur Argo.

Meski demikian Argo menegaskan apapun cara yang digunakan penyelundup tersebut, polisi akan tetap bisa melacak keberadaan barang haram tersebut.

“Tapi kita dengan adanya teknik dan taktis dari penyidik bisa melakukan kegiatan itu,” ujarnya. Sabu-sabu Ini rencananya akan diedarkan di Jakarta.

Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara akhirnya berhasil mengamankan tiga tersangka yakni AN (45), MB (32) dan B (23).

Ketiganya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 kemudian subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tutup Argo.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Muru’ah

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.