Habisi Nyawa Orang Karena Cemburu, Warga Baturaja Timur Diamankan Polres OKU

BATURAJA, SERUJI.CO.ID – Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengamankan pelaku pembunuhan berinisial NL (28) warga Gotong Royong Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, setelah menghabisi nyawa korban Fredy Setiawan (25) pada Rabu (15/5) malam.

“Setelah membunuh korban, pelaku langsung kami amankan,” kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasatreskrim, AKP Alex Andrian di Baturaja, Jumat (17/5).

Dia menjelaskan, motif pembunuhan yang terjadi di Jalan STM Badaruddin II depan Resto Kopitiam Baturaja tempat istri pelaku bekerja tersebut diduga karena tersangka terbakar api cemburu yang menyebabkan NL tega menghabisi nyawa Fredy dengan cara menikam leher warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur itu menggunakan pisau.

“Korban memiliki hubungan dengan isteri tersangka hingga berujung pada peristiwa pembunuhan,” katanya.

Dia mengemukakan, korban sempat dilarikan ke UGD RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dan dilakukan perawatan intensif.

“Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi dan sekitar pukul 03.00 WIB korban menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya.

Menurut dia, selain menangkap tersangka guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau milik pelaku yang diduga digunakan untuk membunuh korban.

“Saat ini kami masih menunggu LP dari pihak korban. Terduga pelaku sendiri dikenakan pasal 338 KUHP atau 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” tegasnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER

KUNTUM KHAIRA UMMATIN

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.