GP Ansor Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Teror Ery Cahyadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya mendesak polisi menindak tegas pelaku teror penembak mobil milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi, pada Rabu (14/3). Korban adalah juga sebagai Dewan Pembina GP Ansor Surabaya.

“Kami (GP Ansor, red) meminta kepada Polisi untuk segera menindak lanjuti dan memproses secara hukum atas perbuatan pelaku teror, baik pelaku hingga aktor dibalik kejadian,” tegas Ketua GP Ansor Surabaya, Faridz Afif, kepada wartawan di Kantor Humas Pemkot, Kamis (15/3).

Afif menyebut, bahwa masyarakat, ormas, dan lainnya jangan mencoba-coba berbuat teror maupun melakukan hal yang melanggar hukum kepada tokoh pemerintah dan ulama.

“Jika ada yang melanggar hukum atau teror kepada tokoh ulama dan pemerintahan, maka kewajiban Ansor akan menjadi garda terdepan melindunginya,” tegasnya.

Afif juga meminta kepada GP Ansor dan Banser di seluruh cabang Kota Surabaya untuk menjalin komunikasi yang intens dengan Polisi.

“Kita juga meminta kepada GP Ansor se-Surabaya untuk melakukan komunikasi kepada TNI/Polri jika terjadi teror,” pungkasnya.

Sebelumnya, terduga pelaku teror penembakan mobil milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi berhasil dibekuk polisi, Rabu (14/3).

Empat jam setelah kejadian penembakan, pelaku teror berinisial RM (30) berhasil ditangkap polisi di kawasan Waru, Surabaya.

Polisi berhasil menemukan sebuah senapan air gun jenis bullmaster merek Hatsen dan gas CO2 yang tersimpan di box hitam di dalam mobil pelaku.

Diketahui, kasus penembakan sebuah mobil milik Ery Cahyadi terjadi di rumahnya, Perumahan Puri Kencana Karah Blok D 15 Surabaya pada Rabu (14/3). (Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER