GP Ansor Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Teror Ery Cahyadi

0
75
Suasana saat pertemuan GP Ansor Surabaya dengan Pemkot di Ruang Humas Pemkot, Kamis (15/3/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya mendesak polisi menindak tegas pelaku teror penembak mobil milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi, pada Rabu (14/3). Korban adalah juga sebagai Dewan Pembina GP Ansor Surabaya.

“Kami (GP Ansor, red) meminta kepada Polisi untuk segera menindak lanjuti dan memproses secara hukum atas perbuatan pelaku teror, baik pelaku hingga aktor dibalik kejadian,” tegas Ketua GP Ansor Surabaya, Faridz Afif, kepada wartawan di Kantor Humas Pemkot, Kamis (15/3).

Afif menyebut, bahwa masyarakat, ormas, dan lainnya jangan mencoba-coba berbuat teror maupun melakukan hal yang melanggar hukum kepada tokoh pemerintah dan ulama.

Loading...

“Jika ada yang melanggar hukum atau teror kepada tokoh ulama dan pemerintahan, maka kewajiban Ansor akan menjadi garda terdepan melindunginya,” tegasnya.

Afif juga meminta kepada GP Ansor dan Banser di seluruh cabang Kota Surabaya untuk menjalin komunikasi yang intens dengan Polisi.

“Kita juga meminta kepada GP Ansor se-Surabaya untuk melakukan komunikasi kepada TNI/Polri jika terjadi teror,” pungkasnya.

Sebelumnya, terduga pelaku teror penembakan mobil milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi berhasil dibekuk polisi, Rabu (14/3).

Empat jam setelah kejadian penembakan, pelaku teror berinisial RM (30) berhasil ditangkap polisi di kawasan Waru, Surabaya.

Polisi berhasil menemukan sebuah senapan air gun jenis bullmaster merek Hatsen dan gas CO2 yang tersimpan di box hitam di dalam mobil pelaku.

Diketahui, kasus penembakan sebuah mobil milik Ery Cahyadi terjadi di rumahnya, Perumahan Puri Kencana Karah Blok D 15 Surabaya pada Rabu (14/3). (Devan/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU