Gara-Gara Ayam, Keponakan Tega Bunuh Pamannya Sendiri

GARUT, SERUJI.CO.ID – Polisi menangkap seorang tersangka yang membunuh pamannya sendiri di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (20/5) siang, yang dipicu masalah menanyakan keberadaan ayam dan merpati kepada korban.

Kepala Kepolisian Sektor Leles AKP Asep Muslihat mengatakan, tersangka Awan (30) menganiaya pamannya Cece (58) dengan golok hingga korbannya meninggal dunia saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut.

“Cece dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dokter Slamet Garut saat baru tiba, dan kita juga langsung menangkap pelaku,” kata Asep Muslihat.

Ia menuturkan, aksi penganiayaan itu terjadi di depan rumah tersangka Kampung Pangapuan, Desa Haruman, Kecamatan Leles, yang bermula ketika tersangka menanyakan keberadaan ayam dan merpati kepada pamannya.

Pertanyaan pelaku itu, kata dia, membuat korban marah-marah dan mengancam akan melukai pelaku dengan golok, namun pelaku justru mendahuluinya dengan membacokan golok ke arah kepala korban.

“Peristiwa penganiayan tersebut menyebabkan korban Cece mengalami luka serius akibat bacokan senjata tajam di bagian kepala,” katanya.

Aksi penganiayaan di kawasan pemukiman penduduk itu sempat membuat histeris sejumlah warga sekitar lokasi kejadian, selanjutnya warga berusaha membawa korban ke RSUD Dokter Slamet Garut.

Kepolisian setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dengan mengumpulkan barang bukti serta memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Akibat perbuatannya itu tersangka ditahan di Markas Polsek Leles untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy