Empat Napi Asing Kabur dari Lapas Kerobokan Belum Tertangkap

2
39
yasonna laoly, menkumham
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bekerja sama dengan Polda Bali belum menangkap empat narapidana warga negara asing (WNA) yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali. Selain dengan Polda Bali, pihaknya juga bekerja sama dengan Polresta Denpasar, Imigrasi dan TNI termasuk Imigrasi untuk memburu empat napi yang kabur tersebut.

“Masih belum ada perkembangan tapi sudah (dikoordinasikan) dengan imigrasi juga karena menyangkut orang asing. Mana tahu bisa lari, imigrasi sudah kami kasih perhatian untuk menjaga semua itu. Kami juga minta bantuan Polda, Polri untuk mengejarnya. Ini orang asing, tiga yang narkoba, satu karena pelanggaran keimigrasian,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (20/6).

“Kalau ada kelalaian tetap menjadi unsur yang mereka tidak ikut protap apalagi kesengajaan. Itu berbahaya,” ujarnya.

Menurut Yasonna, Lapas Kerobokan memang mengalami masalah kelebihan kapasitas.

“Kondisinya tidak lagi cocok, dari dulu ada masalah, sekarang ada pikiran untuk memindahkannya ke tempat lain. Jadi sedang kami kaji, tanah di Bali kan mahal sekali. Uangnya dari mana? Tanah di Bali sangat mahal, mencari tanah yang sampai 10-12 hektare kan susah karena di Bali kita perlu rutan, perlu lapas, lapas perempuan. Di Kerobokan ada perempuan, ada pemuda, ada anak, itu harus kami pindahkan,” kata Yasonna.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin (19/6) pukul 08.00 WITA saat pengecekan apel pagi di Lapas Klas II A Kerobokan, empat napi asing yang menghuni lapas tersebut diketahui kabur dari sel dengan cara membongkar atau melubangi tembok bagian barat lapas yang merupakan bekas parit. Dari hasil pemeriksaan, lubang di bawah tembok tersebut memiliki ukuran sekitar 50 centimer yang tembus ke saluran gorong-gorong ke arah barat lapas tepatnya di Jalan Mertanadi Kerobokan.

Identitas keempatnya adalah Shaun Edwaward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman bin Eddi, laki-laki 33 tahun berkebangsaan Australia, napi yang terjerat kasus pelanggaran keimigrasian dengan sisa pidana dua bulan.

Napi kedua adalah Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi bin alm Nikola Iliev, laki-laki 43 tahun, warga negara Bulgaria yang terjerat kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) dengan modus “skimming” masih memiliki sisa pidana lima tahun.

Napi ketiga adalah Sayed Mohammed Said, laki-laki 31 tahun yang terjerat kasus narkotika yang masih memiliki sisa penahanan 12 tahun dari vonis 14 tahun penjara.

Napi keempat Tee Kok King bin Tee Kim Sai, laki-laki usia 50 tahun yang merupakan warga Malaysia yang terjerat kasus narkotika yang masih memiliki masa tahanan enam tahun. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...