Dua Pembakar Bendera Tauhid Divonis 10 Hari Penjara dan Denda Rp2 Ribu

0
96
  • 21
    Shares
Capture video: pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser di Kabupaten Garut, Senin (22/10/2018).

GARUT, SERUJI.CO.ID –┬áPembakar bendera berkalimat tauhid yang disebut polisi sebagai bendera HTI, F dan M telah disidang di PN Garut, Jalan Merdeka, Senin (5/11),

Keduanya dikenai tindak pidana ringan (Tipiring). Majelis hakim menjatuhkan hukuman 10 hari penjara dan denda Rp 2 ribu.

“Keduanya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan dijatuhi kurungan 10 hari dan denda Rp 2 ribu,” kata Majelis hakim Hasanudin membacakan putusannya.

Majelis hakim, berdasarkan keterangan para saksi dan terdakwa, serta melihat barang bukti menilai bahwa F dan M telah terbukti melanggar pasal 174 KUHP dengan membuat gaduh.

Mendengar putusan itu, F dan M menerimanya. Keduanya tidak ingin mengajukan banding.

“Menerima,” ujar keduanya kepada majelis hakim.

Seuai sidang, keduanya langsung digiring polisi ke luar ruangan sidang.

Sementara itu, sidang bagi Uus Sukmana, pembawa bendera bertuliskan kalimat tauhid, dijadwalkan akan digelar setelah sidang F dan M selesai. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU