DPR Minta Polisi Awasi Peredaran Senjata Api Ilegal

JAKARTA – Tindakan perampokan yang disertai dengan kekerasan menggunakan senjata api yang terjadi akhir-akhir ini, membuat Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid angkat bicara. Ia menginginkan pihak kepolisian dapat benar-benar mengawasi peredaran senjata api ilegal untuk mengantisipasi tindakan kriminal tersebut.

“Salah satu penyebab kejahatan yang semakin terang-terangan adalah banyaknya peredaran senjata api ilegal,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/6).

Politisi Partai Golkar itu juga menginginkan polisi agar dapat menindak tegas warga yang memiliki senjata api ilegal.

“Hal itu karena keberadaan senjata api ilegal akan mengancam keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan sejumlah regulasi terkait pemakaian senjata api, menurut dia, dinilai kerap tidak relevan sehingga perlu diperbaharui.

“Perubahan aturan itu juga perlu disertai dengan peningkatan sumber daya manusia dan profesionalitas anggota kepolisian,” jelasnya.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan menyatakan aksi kejahatan dengan bersenjata api yang menewaskan Italia Chandra Kirana Putri (23) di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang (Senin, 12/6) telah mengusik rasa aman publik.

LBH Keadilan dalam siaran persnya, Selasa (13/6), menyebut tiga hari sebelum kematian Italia, yakni pada Jumat (9/6) juga terjadi penembakan yang menimpa Davidson Tantono (30) yang juga tewas karena ditembak.

Davidson ditembak oleh kawanan perampok di depan SPBU Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kedua peristiwa itu hanya berselang tiga hari dan dilakukan pada siang bolong. Italia tertembak pada jam 13.40 WIB dan Davidson pada 13.30 WIB. (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.