DPR Minta Polisi Awasi Peredaran Senjata Api Ilegal

0
34
pistol, senjata api
Ilustrasi.

JAKARTA – Tindakan perampokan yang disertai dengan kekerasan menggunakan senjata api yang terjadi akhir-akhir ini, membuat Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid angkat bicara. Ia menginginkan pihak kepolisian dapat benar-benar mengawasi peredaran senjata api ilegal untuk mengantisipasi tindakan kriminal tersebut.

“Salah satu penyebab kejahatan yang semakin terang-terangan adalah banyaknya peredaran senjata api ilegal,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/6).

Politisi Partai Golkar itu juga menginginkan polisi agar dapat menindak tegas warga yang memiliki senjata api ilegal.

“Hal itu karena keberadaan senjata api ilegal akan mengancam keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan sejumlah regulasi terkait pemakaian senjata api, menurut dia, dinilai kerap tidak relevan sehingga perlu diperbaharui.

“Perubahan aturan itu juga perlu disertai dengan peningkatan sumber daya manusia dan profesionalitas anggota kepolisian,” jelasnya.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan menyatakan aksi kejahatan dengan bersenjata api yang menewaskan Italia Chandra Kirana Putri (23) di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang (Senin, 12/6) telah mengusik rasa aman publik.

LBH Keadilan dalam siaran persnya, Selasa (13/6), menyebut tiga hari sebelum kematian Italia, yakni pada Jumat (9/6) juga terjadi penembakan yang menimpa Davidson Tantono (30) yang juga tewas karena ditembak.

Davidson ditembak oleh kawanan perampok di depan SPBU Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kedua peristiwa itu hanya berselang tiga hari dan dilakukan pada siang bolong. Italia tertembak pada jam 13.40 WIB dan Davidson pada 13.30 WIB. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...