DPR Minta Polisi Awasi Peredaran Senjata Api Ilegal

0
73
pistol, senjata api
Ilustrasi.

JAKARTA – Tindakan perampokan yang disertai dengan kekerasan menggunakan senjata api yang terjadi akhir-akhir ini, membuat Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid angkat bicara. Ia menginginkan pihak kepolisian dapat benar-benar mengawasi peredaran senjata api ilegal untuk mengantisipasi tindakan kriminal tersebut.

“Salah satu penyebab kejahatan yang semakin terang-terangan adalah banyaknya peredaran senjata api ilegal,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/6).

Politisi Partai Golkar itu juga menginginkan polisi agar dapat menindak tegas warga yang memiliki senjata api ilegal.

“Hal itu karena keberadaan senjata api ilegal akan mengancam keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan sejumlah regulasi terkait pemakaian senjata api, menurut dia, dinilai kerap tidak relevan sehingga perlu diperbaharui.

“Perubahan aturan itu juga perlu disertai dengan peningkatan sumber daya manusia dan profesionalitas anggota kepolisian,” jelasnya.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan menyatakan aksi kejahatan dengan bersenjata api yang menewaskan Italia Chandra Kirana Putri (23) di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang (Senin, 12/6) telah mengusik rasa aman publik.

LBH Keadilan dalam siaran persnya, Selasa (13/6), menyebut tiga hari sebelum kematian Italia, yakni pada Jumat (9/6) juga terjadi penembakan yang menimpa Davidson Tantono (30) yang juga tewas karena ditembak.

Davidson ditembak oleh kawanan perampok di depan SPBU Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kedua peristiwa itu hanya berselang tiga hari dan dilakukan pada siang bolong. Italia tertembak pada jam 13.40 WIB dan Davidson pada 13.30 WIB. (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU