DPR Kecewa Oknum Bulog Terlibat Kasus Beras Oplosan

0
35
beras
Gudang beras di Bulog. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR, Firman Soebagyo mengaku kecewa dengan kinerja Bulog yang selalu memanfaatkan situasi kondisi pangan seperti naiknya harga beras dengan cara melakukan pengoplosan terhadap salah satu bahan pokok utama masyarakat tersebut.

Hal ini dikatakan Firman terkait dengan terbongkarnya beras oplosan sekitar 18 ton ditemukan aparat penegak hukum di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/1).

“Saya sebagai anggota komisi IV, sangat kecewa dengan kinerja Bulog yang jelas-jelas selalu membuat persoalan-persoalan terkait dengan perilaku oknum-oknum aparat bulog yang masih melakukan kegiatan pengoplosan,” kata Firman kepada SERUJI saat dihubungi, Jumat (12/1).

Firman menuturkan, yang dilakukan oknum Bulog itu sudah merupakan tindakan kriminal dan harus mendapatkan sanksi pidana. Sebab, persoalan ini menyangkut harkat hidup masyarakat. Dimana, beras atau bahan pangan ini merupakan amanat konstitusi dan kemudian sebagai hak asasi manusia (HAM).

“Oleh karena itu, siapa pun mempermainkan hal ini harus ada sanksi berat. Tidak hanya sampai pada pemecatan tapi harus ada sanksi pidana supaya ada efek jera,” tegas politisi Golkar ini.

Di sisi lain, dengan adanya kasus ini, Firman pun meminta kepada satgas pangan harus diperkuat lagi peran, fungsi, dan penganggarannya. Karena tanpa peran mereka, kejadian pastinya akan sangat mudah dimanfaatkan oleh siapapun baik itu kelompok individu maupun kelompok tertentu agar dapat bermain dan mengambil keuntungan dari krisis pangan tersebut.

Sebelumnya, beras oplosan dengan jumlah sekitar 18 ton, kembali ditemukan pihak berwajib di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/1) sekitar pukul 18.00 Wita.

Beras oplosan ini diduga juga melibatkan oknum Bulog. Beras berjenis Medium sebanyak 375 karung dari Bulog ini sedianya untuk operasi pasar.

Namun telah diganti dengan kemasan karung putih polos ber-list biru yang akan dijual dan dikirimkan ke Surabaya. Kasus terbaru ini menambah rentetan kasus sebelumnya sehingga menambah daftar hitam kinerja Bulog.

Beberapa kasus sebelumnya, seperti kasus enam oknum pegawai Bulog yang saat ini dalam proses hukum kasus pengoplosan beras di sebuah gudang di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta pada Oktober 2016 lalu.

Oknum Bulog ini diduga menyuplai beras bersubsidi 400 ton ke PT DSU yang bukan perusahaan penyalur resmi beras bersubsidi yang ditunjuk oleh Bulog.

Diduga kasus ini tidak hanya melibatkan satu perusahaan saja, melainkan sebanyak 23 perusahaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gempa Banten

PMI Sukabumi Siapkan Tim Evakuasi Korban Gempa

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyiapkan tim evakuasi korban gempa bumi pascabencana gempa tektonik yang berpusat di Kabupaten...
China International Import Expo

Durian Sumut Pasar Potensial di China International Import Expo

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Durian asal Sumatera Utara merupakan buah yang sangat potensial dipromosikan di Tiongkok. Sumut dapat memanfaatkan penyelenggaraan China International Import Expo (CIIE) di...
gempa di banten

Gempa Banten Terasa Hingga Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Guncangan gempa tektonik berkekuatan 6,4 skala Richter di Barat Daya Lebak, Banten, terasa hingga wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (23/1)...
Pilgub Jatim 2018

Tim Koalisi Parpol Akan Gelar Rakor Strategi Pemenangan Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai pendukung pasangan Khofifah-Emil dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas strategi pemenangan pasangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim...
Gempa Banten

Gempa Tektonik di Lebak Hancurkan 311 Rumah

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, hingga menghancurkan sebanyak 311 rumah tersebar di 12 kecamatan. Pusat gempa...
loading...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...

Presiden lupa dengan janji-janjinya, Abai terhadap Rakyatnya

(Lupa Menyebabkan Manusia Abai akan Akhirat) Pada dasanya, manusia itu “pelupa”. Inilah sebabnya, Allah memerintahkan kepada orang beriman untuk menulis perjanijan di antara mereka, dengan...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...