Dokter Penembak Istri Beli Senjata Lewat Facebook

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan pelaku penembakan dokter Letty Sultri, dokter Rian Helmi membeli senjata api melalui media sosial (Facebook) dari tersangka Robby.

“Robby dan dokter Helmi merupakan anggota grup (Facebook) itu yang menawarkan jual beli senjata api,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan di Jakarta, Rabu (29/11).

Hendy mengatakan Robby dan Helmi berkomunikasi pribadi untuk bertransaksi penjualan senjata api. Dari komunikasi itu, Robby sepakat menjual senjata api seharga Rp25 juta kepada Helmi dengan cara mentransfer dananya.

Hendy mengungkapkan awalnya Helmi mengirimkan uang sebesar Rp18 juta kepada Robby yang bertransaksi di tempat kerja Helmi Klinik Medica Center Cawang Jakarta Timur.

Helmi juga diketahui mengirim uang Rp2 juta untuk biaya keberangkatan Robby yang mengantarkan senjata api dari Jawa Timur menuju Jakarta.

Berdasarkan keterangan, Robby membeli senjata api seharga Rp10 juta dari dokter Sonny di Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, anggota Polda Metro Jaya masih memburu dokter Sonny guna mengungkap jaringan penjualan senjata api ilegal.

Sebelumnya, dokter Helmi menembak mati dokter Letty di Azzahra Medical Center Cawang Jakarta Timur pada Kamis (9/11) pukul 14.30 WIB. Petugas kepolisian menduga Helmi menembak mati istrinya lantaran persoalan rumah tangga dan enggan bercerai.

Polisi menyita dua pucuk senjata api jenis revolver rakitan dan FN yang dibeli Helmi seharga Rp45 juta dari seseorang. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER