Dinilai Menghina Alumni 212, Ucapan Ketua BTP Mania Berujung Laporan Polisi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Ketua BTP (Basuki Tjahaja Purnama) Mania, Immanuel Ebenezer dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait ucapannya yang menyebut ‘kelompok wisatawan 212 kelompok penghamba uang’ dalam acara diskusi di sebuah stasiun televisi swasta pada 31 Januari 2019 yang lalu.

Immanuel dilaporkan oleh Politisi Gerindra, Eka Gumilar, yang menilai dalam acara tersebut Immanuel telah menjelek-jelekan aksi 212 dan para alumninya.

“Kami melaporkan saudara Immanuel Ebenezer karena beliau mengatakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuhan-tuhannya adalah uang. Ini sangat menyakiti hati umat 212,” ujar Eka usai melaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/2).

Menurut pria yang juga alumni 212 ini, tuduhan Immanuel yang menjelek-jelakan aksi 212 dan ummat yang mengikuti acara tersebut mengada-ngada dan menyakiti hati ummat.


“Saya kira nggak ada yang bisa biayai jutaan orang, membayar pesawatnya, hotelnya dan sebagainya. Saya kira ini jangan mengada-ada lah,” ujarnya.

Eka yang juga penggagas Koperasi Syariah 212 (KS212) ini, juga mengingatkan Immanuel agar tidak mengeluarkan ucapan yang dapat menyakiti hati orang lain, apalagi untuk sebuah kegiatan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Tidak hanya muslim yang hadir di acara tersebut, juga ada non muslim, bahkan mungkin Immanuel lupa, Pak Jokowi juga hadir dalam aksi 212 itu,” tutur Eka.

Eka bercerita bahwa aksi 212 juga telah membangkitkan hal-hal positif di masyarakat, seperti kebangkitan ekonomi ummat yang pernah ia gagas.

“Dan salah satu penyemangat ekonomi kerakyatan, kebetulan juga beliau pada waktu itu pada acara deklarasi koperasi, ada KH Ma’uf Amin. Jadi banyak sekali hal-hal yang ketika diucapkan sebagai alumni 212 itu penghamba uang kepada tokoh-tokoh seperti beliau, tokoh-tokoh ulama besar hadir di acara aksi 212,” imbuhnya.

Laporan Eka Gumilar diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan TBL/701/II/2019/ PMJ/Dit. Reskrimun, tertanggal 4 Februari 2019. Immanuel diduga melakukan pelanggaran pidana yang diatur di pasal 156 KUHP. Dalam laporannya Eka menyertakan bukti berupa video acara diskusi saat Immanuel mengucapkan penghinaan dan print out berita tentang aksi 212 di media massa.

Laporan Eka Gumilar di Polda Metro Jaya.

(ARif R)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

35 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

Nilai Para Camat Tidak Kampanyekan Jokowi, Begini Alasan Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar nilai para camat yang ada di video dukung Jokowi, tidak sedang kampanye.

Tim Prabowo-Sandi Laporkan Camat se-Makassar Yang Ada di Video Dukung Jokowi

Viral video dukungancamat se Makassar ke Paslon urut nomor 01.

Survei LSI: Kembali Diprediksi Tak Lolos ke Senayan, Inilah Elektabilitas PSI

PSI tetap diperkirakan tidak lolos ke Senayan.

Apa Untungnya Bagi Ummat Islam Jika Partai-Partai Islam Terpuruk?

SERUJI.CO.ID - Pilpres dan Pileg yang diadakan serentak pada...

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

Nilai Para Camat Tidak Kampanyekan Jokowi, Begini Alasan Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar nilai para camat yang ada di video dukung Jokowi, tidak sedang kampanye.
video

Tim Prabowo-Sandi Laporkan Camat se-Makassar Yang Ada di Video Dukung Jokowi

Viral video dukungancamat se Makassar ke Paslon urut nomor 01.

TERPOPULER

Bertemu dengan Sandiaga, Inilah Harapan dan Curhat Peternak Sapi di Pasuruan

Berharap Sandi jadi Wapres, peternak sapi pasuruan curhat persoalannya.

Harga Tiketnya Mahal, Penumpang Desak Lion Air Perbaiki Pelayanan

Seiring dengan melambungnya harga tiket maskapai Lion Air, masyarakat mendesak armada penerbangan ini memperbaiki layanannya, minimal agar tidak sering terlambat atau delay lagi.

Jumlah Penumpang Turun, Pedagang di Soetta Mulai Was-Was Kelangsungan Usahanya

Bandara Soetta juga mulai turun jumlah penumpangnya, dan para pedagang khawatir kelanjutan usahanya.

KPU Coret Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul dari Daftar Caleg 2019

KPUD Gunung Kidul mencoret ketua DPC Gerindra Gunung Kidul dari daftar calon tetap (DCT) 2019.

Terjadi Ledakan Petasan di Parkir Timur Senayan Saat Debat Capres Berlangsung

Ledakan di Parkir Timur Senayan saat Dabet Capres ternyata berasal dari petasan