Dinas Kehutanan Amankan 20 Meter Kubik Kayu Ilegal

JAMBI, SERUJICO.ID – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi berhasil mengamankan truk yang sedang mengangkut kayu sebanyak 20 meter kubik karena tidak dilengkapi dokumen resmi atau ilegal.

“Penangkapan dilakukan saat mobil truk tersebut sedang melintas di jalan lintas provinsi tepatnya di Kabupaten Muaro Bungo, pada Minggu (22/4),” kata Kasi Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Iman Purwanto, di Jambi, Senin (23/4).

Penangkapan kayu ilegal berbagai jenis tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi ada kendaraan yang mengangkut kayu tanpa dokumen seperti tidak memiliki izin muat dan izin jalan.

Dari 20 M3 kayu tersebut, ada jenis kayu langka meranti dan jenis kayu lainnya juga yang diambil dari kawasan hutan di Kabupaten Merangin dan Bungo dan akan dibawa menuju Karawang, Jawa Barat untuk dijual disana.

Iman Purwanto menambahkan kayu-kayu tersebut akan dibawa tersangka L ke Kabupaten Karawang tanpa izin dan dokumen lengkap karena janis kayu yang dibawa memiliki ketebalan kayu rata-rata mencapai enam centimeter.

“Kayu yang memiliki ketebalan bervariasi itu akan dibawa ke luar provinsi Jambi dengan menggunakan mobil truk yang dikemudi oleh L sebagai sopirnya yang kini sudah diamankan pihak Dishut,” katanya.

Tersangka L ditangkap tanpa perlawanan dan dari pengakuannya, jika dirinya tersebut hanya menjalankan perintah dari dari pemilik dan saat ini pihak Dinas Kehutanan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku utama.

“Tim sedang memburu pelaku utama dan dari pengakuannya pelaku L, bahwa aksi pembalakan liar itu baru dilakukan dan kayu langsung dibawa keluar untuk dijual,” kata Imam kepada wartawan.

Atas perbuatannya, tersangka L akan diancaman dengan hukuman pidana maksimal lima tahun dan denda paling sedikit Rp500 juta sesuai pasal 83 ayat (1) huruf b atau pasal 88 ayat (1) huruf A Jo pasal 12 huruf e dan atau 16 Undangan Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan hutan.  (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER