Update: Hasil Pertandingan Liga Spanyol

cristiano ronaldo

Ronaldo Rayakan Dua Gol Saat Hancurkan Sevilla

Didakwa Pasal Berlapis, Buni Yani Akan Ajukan Eksepsi

1
84
aldwin rahadian, buni yani
Pengacara Aldwin Rahadian (kiri) dan Buni Yani (kanan).

BANDUNG – Buni Yani akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait Pasal 32 ayat 1 juncto Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Saya mengatakan saya tidak mengerti dakwaan tersebut oleh karena saya belum pernah diperiksa itu untuk pasal 32,” ujar Buni Yani di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (13/6).

Buni Yani mengatakan, dirinya hanya mengerti isi dakwaan Pasal 28 Ayat 2.

“Saya hanya diperiksa untuk pasal 28 ayat 2, jadi saya tidak mengerti. Saya belum pernah diperiksa untuk pasal 32, makanya saya tidak mengerti itu poinnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengajukan eksepsi dalam persidangan lanjutan yang rencananya akan digelar tanggal 20 Juni 2017.

Sementara itu, Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, mengatakan atas hasil sidang perdana, pihaknya mengkritisi enam poin yang didakwakan JPU.

“Oleh penuntut umum kepada Pak Buni ada kurang lebih enam poin yang kita kritisi dan mungkin ini kita ke depan akan jadikan sebagai eksepsi,” katanya.

Salah satu poin yang dikritisi Aldwin yakni Pasal 32 Ayat 1 yang secara tiba-tiba didakwakan saat masuk proses pengadilan. Padahal saat proses penyidikan kliennya tidak pernah sekalipun diperiksa atas tuduhan pasal tersebut.

Aldwin mengatakan, Forensik Mabes Polri sudah menyatakan bahwa video tersebut tidak diutak-atik Buni Yani dan hanya mengunggah ulang video tersebut di akun Facebooknya.

“Secara logika hukum saudara Ahok sudah dinyatakan bersalah dan tidak banding. Apa yang dinyatakan Buni Yani bukan fitnah dan berita bohong, sudah terbukti,” kata Aldwin.

Sebelumnya, JPU Andi Muh. Taufik membacakan dakwaan Pasal 32 Ayat 1 yang dengan sengaja menghilangkan kata ‘pakai’ yang diucapkan Ahok saat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

“Dengan menghilangkan kata ‘pakai’ dan menambahkan caption ‘penistaan terhadap agama? ‘(pemilih muslim) dan (juga bapak-ibu) serta kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini, tanpa seizin Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfomas) Pemprov DKI Jakarta’,” kata Andi.

Atas perbuatannya, jaksa Andi mendakwa Buni Yani dengan dakwaan pertama yaitu melanggar Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, JPU mendakwa Buni Yani yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Buni Yani kembali didakwa JPU dengan melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 45A ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (IwanY)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

elpiji

Warga Mengeluh, Harga Elpiji 3 Kg Capai Rp 35 Ribu

BENGKALIS, SERUJI.CO.ID - Warga Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau mengeluhkan harga elpiji 3 kilogram yang naik melejit hingga Rp 35 ribu per tabung. "Keliling kami...
Demo petani

Petani Moromoro Lampung Suarakan Perbaikan Nasib

MESUJI, SERUJI.CO.ID - Persatuan Petani Moromoro Way Serdang (PPMWS) bersama Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Ranting Moromoro melaksanakan peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM)...
Orang tenggelam

Tim SAR Temukan Jasad Dua Pelajar Bengkulu yang Tenggelam

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Tim pencari dan penyelamat menemukan jasad dua orang pelajar SMA Kota Bengkulu yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Teluk Sepang dalam...

KANAL WARGA TERBARU

Sohibul Iman

Selain Sampaikan Pernyataan Sikap, Presiden PKS Ajak Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS

JAKARTA - Selain menyampaikan resmi pernyataan sikapnya atas pengakuan Yerussalem sebagai ibukota Israel, Partai Keadilan Sejahtera juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memboikot produk-produk Amerika...
images(1)

Keindahan Hawa Nafsu

Muhammad Hanif Priatama Keindahan, sesuatu yang jika dilihat, didengar dan dirasakan, membawa diri bahagia, gembira, lega, kagum, atau senang. Ringkasnya, apapun yang diinginkan, selalu terlihat...

Muslim Klaten Bersatu dalam Aksi Damai Selamatkan Palestina

Muslim Klaten hari ini telah menampakkan ukhuwahnya dalam aksi damai selamatkan Palestina di masjid Al-Aqsho Klaten, Ahad (10/12). Berbagai elemen muslim klaten yang berasal...