Dibantah Polisi Peran Mereka, FPI: Yang Penting Polisi Cepat Merespon

11
1696
gay, homoseksual
Polisi menyita sejumlah barang bukti saat penggerebekan pesta seks kaum gay di Surabaya. Ahad,(30/4). (FOTO: Merdeka)

SURABAYA – Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur tidak mempersoalkan bantahan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terkait peran FPI dalam penggerebekan pesta Gay di Hotel Oval, Surabaya, pada hari Minggu (30/4) dini hari yang lalu.

“Kami tidak akan mempersoalkan bila polisi membantahnya. Yang penting polisi cepat merespon laporan dari masyarakat sehingga acara pesta seks menyimpang itu bisa dibubarkan dan para pelakunya dijerat hukum,” kata kuasa hukum FPI Jatim, Andry Ermawan saat dihubungi SERUJI, Rabu (3/5) pagi.

Andri menegaskan tugas FPI adalah untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar dan itu sudah dilakukan dengan turut serta membantu pihak kepolisian, sementara polisi lah yang memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan.

Terkait peristiwa penggerebekan yang kemudian dibantah polisi peran FPI Jatim didalamnya, Andri memastikan bahwa Laskar FPI hadir saat proses penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Surabaya.

“Benar, FPI tidak ikut masuk ke dalam hotel untuk ikut menggerebek para pelaku maksiat tersebut, karena itu memang wewenang dan tugas kepolisian. Namun, ada sekitar 40 Laskar FPI yang berjaga-jaga di luar hotel. Para laskar FPI tesebut ingin memastikan apakah betul laporan dari kami benar-benar ditindaklanjuti,” ujar Andry.

Lebih lanjut Andry menjelaskan kronologis peristiwa penggerebekan pesta gay yang dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya di hotel Ovel pada Sabtu 30 April dini hari tersebut.

“Anggota FPI Gresik menerima bocoran undangan lewat BBM pesta tersebut, kemudian FPI melaporkan dan menyerahkan penindakannya ke Polisi, namun FPI berinisiatif datang ke lokasi untuk memastikan laporan ditindaklanjuti,” kata Andry.

Andry yang telah 10 tahun menjadi kuasa hukum FPI Jatim, juga menunjukan bukti berupa link video saat Laskar FPI berjaga-jaga di depan Hotel Oval, Surabaya.

“Anggota FPI berjaga-jaga di luar Hotel sejak malam sebelum penggerebekan, ada video-nya sebagai bukti,” katanya.

Sebagaimana diketahui Unit PPP Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan sebuah pesta seks kaum Gay yang berlangsung disebuah kamar di Hotel Oval, Surabaya pada Minggu (30/4) dini hari.

Dari berbagai informasi yang beredar, penggerebekan yang berhasil mengamankan sebanyak 14 orang dan 8 orang ditetapkan sebagai tersangka, diberitakan berkat kerjasama dengan FPI Jawa Timur, namun polisi membantah hal tersebut.

“Kami tidak pernah mengajak ormas manapun, apalagi FPI, saat penggerebekan,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya, Komisaris Polisi Lily Djafar kepada media di Surabaya, pada Selasa (2/5).

 

REPORTER: Iwan Y
EDITOR: Efka

loading...

11 KOMENTAR

  1. Allah Maha Tahu apa yang sudah FPI lakukan untuk negara ini..itu jauh jauh jauh lebih sangat diinginkan oleh saudara2 FPIku..

    Bravo Polisi..maju terus tegakkan amar ma’ruf nahi munkar..caranya? contoh FPI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...