Leicester City

Leicester Menang Tipis di Kandang Newcastle

cristiano ronaldo

Ronaldo Rayakan Dua Gol Saat Hancurkan Sevilla

Demi Biayai Istri Melahirkan, Pria Ini Jual Senjata Rakitan

0
27
Senjata rakitan
Ilustrasi senjata rakitan.

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Seorang pria di Palembang, Jumat mengaku terpaksa menjual senjata rakitan untuk membiayai istri melahirkan dan sekaligus menebus anaknya yang saat ini masih ditahan pihak rumah sakit.

Billy (28), warga Panca Usaha Lorong Parlopa Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang ini ditangkap polisi saat sedang menjual senjata api jenis FN, Kamis (23/11).

“Saya tidak punya uang untuk menebus biaya persalinan istri di rumah sakit jadi nekat jual senpi,” kata dia.

Aksi nekat Billy diketahui petugas reskrim Polsek Seberang Ulu I yang sedang melakukan penyamaran.

Ketika hendak bertransaksi dengan pembelinya di kawasan Jalan Sarjana 7 Ulu, Billy pun berhasil diciduk petugas, namun sang pembeli berhasil kabur dari kejaranpetugas.

“Senpi FN itu bukan punya saya tapi punya LV warga Lr Mutiara. Saya disuruhnya menjual FN itu seharga Rp 5 juta. Dan diimingi uang Rp 500 ribu, jika FN itu berhasil saya jual,” kata dia.

Pria yang berprofesi sebagai pedagang eletronilk keliling ini nekat melakukan aksi ini lantaran kepepet uang untuk menembus anaknya yang masih ditahan di rumah sakit.

“Saya butuh yang Rp 500 ribu pak, untuk mengeluarkan anak saya dari rumah sakit setelah istri saya melahirkan,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat mengatakan penangkapan pelaku setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

“Tersangka akan dikenakan Undang-Undang darurat No 12 tahun 1951, dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun penjara,” kata dia. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Setya Novanto dan KPK

Setnov Hadiri Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Setya Novanto menghadiri sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)...
Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...
BPJS Kesehatan

Pemerintah: Penyakit Katastropik Tetap Dijamin BPJS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan pembiayaan penyakit katastropik akan tetap dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...