“Debt Collector” Korban Penembakan Pria Misterius

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Seorang pria berprofesi sebagai penagih utang atau ‘debt collector’ Daniel Ufi (23) menjadi sasaran tembakan senjata api oleh pelaku yang tidak dikenal di wilayah Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12).

“Kejadian berlangsung sekitar pukul 03.45 WIB di rumah kontrakan korban Jalan Bumur 1 RT01/RW01, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi,” kata Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari, di Bekasi, Ahad (24/12).

Menurut dia, pria kelahiran Kota Kupang itu mengalami luka tembakan di bagian dada sebelah kanan.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama dua rekannya yakni Marthen Luther Bainpen (30) dan Abdul Karim (20) baru saja tiba di rumah kontrakannya untuk beristirahat.

Tiba-tiba datang dua orang tidak dikenal dengan ciri bertinggi badan sedang, rambut pendek dengan perut gendut dan kulit putih, sedangkan satunya lagi hanya diketahui menggunakan sebuah helm penutup wajah.

“Kedua pelaku datang mengendarai satu unit sepeda motor matik jenis Yamaha Mio hitam. Mereka berhenti di dekat kontrakan korban, tepatnya di Jalan Bumur 1 Nomor 105,” katanya.

Erna menuturkan, salah satu pelaku turun dari sepeda motornya dan mengamati rumah kontrakan korban.

Situasi itu membuat saksi Marthen keluar dari kontrakan dan menegur pelaku karena aktivitasnya yang mencurigakan.

“Karena para pelaku merasa diawasi oleh Marthen, salah satu dari mereka mendatangi kontrakan Marthen dengan motornya dan menegur Marthen beberapa kali dengan kata-kata ‘Kenapa lu’ dan dijawab oleh Marthen ‘Gak ada apa-apa’,” katanya.

Keributan itu membuat korban ikut keluar dari dalam kontrakannya untuk mengamati situasi.

Tidak lama berselang, pelaku dengan ciri bertinggi badan sedang, rambut pendek, perut gendut dan kulit putih langsung menembakkan senjata apinya ke arah atas dan satu tembakan lainnya diarahkan ke dada sebelah kanan Daniel.

Usai penembakan itu, kedua pelaku melarikan diri, sementara korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Jatisampurna untuk perawatan intensif.

“Adapun satu proyektil peluru berhasil ditemukan Tim Identifikasi Polrestro Bekasi di depan depan pintu kontrakan saat melakukan olah tempat kejadian perkara,” katanya lagi.

Menurut Erna, kasus ini sedang dalam penanganan Kepolisian Sektor Jatisampurna dengan mendalami keterangan saksi mata di lokasi kejadian.

“Pelakunya saat ini sedang kami lacak untuk segera dilakukan penangkapan,” katanya pula. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER