Buni Yani Ucapkan Sumpah Mubahalah Dalam Sidang

0
318
Sidang Buni Yani
Sidang Buni Yani (Foto : Istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Dalam sidang dengan agenda vonis yang berlangsung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Selasa (14/11), Buni Yani Yani meminta waktu bicara sebelum sidang dimulai.

Ketua Majelis Hakim M Saptono mengizinkan Buni Yani untuk bicara.

“Saya sudah melakukan sumpah Muhabalah, yang merupakan sumpah tertinggi dalam Islam, bahwa saya tidak pernah memotong video itu,” kata Buni Yani.

Kemudian lanjutnya, “Bila hari ini saya tetap diputuskan bersalah memotong video, biar orang yang menuduh saya dan juga orang yang memutuskan perkara ini … maka orang-orang tersebut akan dilaknat oleh Allah swt…”

Buni Yani didakwa dengan Pasal 32 ayat 1 UU ITE tentang “mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik Orang lain atau milik publik.”

Buni Yani didakwa dengan pasal UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE). Jaksa penuntut menilai perbuatan Buni Yani yang memberikan keterangan tambahan yang tak sesuai dengan ucapan Ahok, pada video pidato di Kepulauan Seribu serta mengunggahnya di akun Facebook miliknya tanpa seijin Pemprov DKI Jakarta, telah melanggar UU tersebut.

Buni Yani juga dinilai melanggar Pasal 32 ayat 1 UU ITE dengan memotong video yang asalnya berdurasi 1 jam 48 menit menjadi 30 detik.

“Dengan menghilangkan kata ‘pakai’ dan menambahkan caption ‘PENISTAAN TERHADAP AGAMA? ‘(pemilih muslim)’ dan (juga bapak-ibu) serta ‘Kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini’, tanpa seijin Dinas Komunikasi, Informastika, dan Statistik (Diskominfomas) Pemprov DKI Jakarta selaku pemilik rekaman sekaligus pemilik akun youtube Pemprov DKI Jakarta,” kata jaksa saat membacakan surat dakwaan, beberapa waktu lalu.

Ahok sendiri yang didakwa telah menista agama kemudian dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam pengadilan di Jakarta.

Hingga berita ini ditulis, sidang putusan masih sedang berlangsung. (SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...