Buni Yani Ucapkan Sumpah Mubahalah Dalam Sidang

0
285
Sidang Buni Yani
Sidang Buni Yani (Foto : Istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Dalam sidang dengan agenda vonis yang berlangsung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Selasa (14/11), Buni Yani Yani meminta waktu bicara sebelum sidang dimulai.

Ketua Majelis Hakim M Saptono mengizinkan Buni Yani untuk bicara.

“Saya sudah melakukan sumpah Muhabalah, yang merupakan sumpah tertinggi dalam Islam, bahwa saya tidak pernah memotong video itu,” kata Buni Yani.

Kemudian lanjutnya, “Bila hari ini saya tetap diputuskan bersalah memotong video, biar orang yang menuduh saya dan juga orang yang memutuskan perkara ini … maka orang-orang tersebut akan dilaknat oleh Allah swt…”

Buni Yani didakwa dengan Pasal 32 ayat 1 UU ITE tentang “mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik Orang lain atau milik publik.”

Buni Yani didakwa dengan pasal UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE). Jaksa penuntut menilai perbuatan Buni Yani yang memberikan keterangan tambahan yang tak sesuai dengan ucapan Ahok, pada video pidato di Kepulauan Seribu serta mengunggahnya di akun Facebook miliknya tanpa seijin Pemprov DKI Jakarta, telah melanggar UU tersebut.

Buni Yani juga dinilai melanggar Pasal 32 ayat 1 UU ITE dengan memotong video yang asalnya berdurasi 1 jam 48 menit menjadi 30 detik.

“Dengan menghilangkan kata ‘pakai’ dan menambahkan caption ‘PENISTAAN TERHADAP AGAMA? ‘(pemilih muslim)’ dan (juga bapak-ibu) serta ‘Kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini’, tanpa seijin Dinas Komunikasi, Informastika, dan Statistik (Diskominfomas) Pemprov DKI Jakarta selaku pemilik rekaman sekaligus pemilik akun youtube Pemprov DKI Jakarta,” kata jaksa saat membacakan surat dakwaan, beberapa waktu lalu.

Ahok sendiri yang didakwa telah menista agama kemudian dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam pengadilan di Jakarta.

Hingga berita ini ditulis, sidang putusan masih sedang berlangsung. (SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...