BNNP Maluku Utara Tangkap Mahasiswa Miliki Ganja

TERNATE, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) menangkap seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Ternate berinisial AM alias Aksan (24) atas dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol DR Benny Gunawan di Ternate, Senin (7/5), mengatakan, dalam operasi itu, BNNP melakukan penyelidikan lapangan setelah mendapat informasi dari masyarakat telah terjadi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kawasan Kelurahan Salahuddin.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas BNNP mengamankan tersangka Aksan di rumahnya di Kelurahan Salahuddin dan dari tangan tersangka diperoleh barang bukti sebanyak 77 paket bungkus plastik bening berisi daun ganja kering dengan total berat bruto 94,66 gram .

“Selain itu, barang bukti lainnya yang berhasil diamankan dari tersangka yaitu uang Pecahan Rp500.000, dua lembar bukti transfer, 1 buah ATM, empat dompet kain, satu hp merek Asus warna hitam, satu hp merek Samsung net 8 warna hitam, satu kotak hitam berisi alat hisap sabu dan satu batang lilin,” ujarnya.

Sedangkan, pasal yang disangkakan kepada tersangka sesuai Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika yakni Pasal 114 (1), Pasal 111(1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a, tersangka dan barang bukti kini diamankan di sel tahanan BNNP Malut untuk diproses lebih lanjut.

Benny mengatakan, sebelumnya, dalam kurun Januari hingga April 2018, BNNP Malut juga telah menahan masing-masing Anhar Adrian (An) (27 th) pegawai honor pada Satpol PP Kota Ternate dan Marsal Al Abshi (Amar) (41 th) pekerjaan swasta. Keduanya adalah warga kel. Kampung Makasar Barat ditangkap saat menguasai 2 paket sabu seberat 0,28 gr pada (13/01), selanjutnya di tanggal (14/01) juga ditangkap Rizal ato (Ical), 29 th. pekerjaan swasta, ditangkap dirumahnya di Kel. Kalumpang juga menguasai sabu seberat 0,27 gram.

Pada tanggal 09 Maret 2018, tim BNNP Malut juga mengamankan Ashar Saribula (Al), 50 tahun, Rusmin Puotiga (Menga), 33 th, dan Mario Konofo (Mario), 24 th. Ketiganya tertangkap di tempat tinggalnya di desa Towara Kecamatan Galela, Halmahera Utara dengan barang bukti sabu seberat 0,26 gram. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER