BNNP Bali Tangkap Empat Pengedar Sabu

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap empat pengedar sabu-sabu di lokasi terpisah karena telah meresahkan masyarakat di Pulau Dewata.

“Keempat pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang kami tangkap yakni Made Arnawan dengan barang bukti tujuh paket sabu-sabu, Dian Kusuma (33 paket sabu-sabu dan 9 butir ekstasi), Yulia Nur Safitri (satu paket sabu) dan Nanang Susilo (25 paket sabu-sabu),” kata Kepala BNNP Bali, Brigjen (Pol) Putu Gede Suastawa, di Denpasar, Senin (4/6).

Untuk tersangka Nanang Susilo yang merupakan residivis bandar narkoba yang masuk jaringan lapas ini ditangkap di Hotel Pidada, Denpasar pada 29 Mei 2018 Pukul 14.00 Wita berkat pengembangan kasus penangkapan tersangka Yulia Nur Safitri pada 28 Mei 2018 Pukul 11.00 Wita.

Saat ditangkap, tersangka Yulia Nur Safitri (kurir narkotika) mengaku menerima satu paket ganja kering dengan berat 905,35 gram itu dari Nanang Susilo dan dari informasi tersebut, petugas menangkap Nanang di kamar kos Yulia Nur di Desa Sading, Kabupaten Badung, saat hendak mengambil barang terlarang itu.

Saat diinterogasi petugas, tersangka Nanang Susilo mengaku masih menyimpan barang terlarang itu di kamar penginapan yang setelah digeledah menemukan 25 paket sabu-sabu dengan berat total 15,29 gram brutto.

“Modus kedua tersangka ini mengaku diperintahkan mengedarkan barang itu dari seseorang yang berada di LP Kerobokan,” kata Gede Suastawa.

Sementara itu, penangkapan tersangka I Made Arnawan dilakukan di Desa Sempidi, Kabupaten Badung pada 27 Mei 2018 Pukul 19.45 Wita dengan barang bukti tujuh paket sabu-sabu dengan berat total 12,10 gram brutto.

Kepada petugas, tersangka mengaku diperintahkan mengambil “tempelan” oleh seseorang di LP Kerobokan, Denpasar, yang kemudian barang terlarang itu diedarkannya kembali.

Sementara itu, untuk penangkapan tersangka Dian Kusuma dilakukan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar pada 27 Mei 2018 Pukul 22.00 Wita, dimana petugas BNNP Bali yang sudah mengetahui ciri-ciri tersangka langsung melakukan pengerebekan.

Dari tangan tersangka Dian, petugas menyita barang bukti 33 paket sabu-sabu dengan berat total 21,89 gram brutto dan 9 butir ekstasi yang disimpan di dalam saku celana kanan dan terbungkus sarung tangan berwarna merah.

“Saat kami tangkap, tersangka Dian sempat melarikan diri saat ditahan di BNN Bali setelah mengeluh sakit pada organ anusnya karena mengidap penyakit ambaien. Saat setelah diobati tim dokter, tersangka kabur dan berhasil kami tangka kembali dan saat ini kakinya kami borgol,” kata Suastawa.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara atau seumur hidup. Sedangkan, tambahan pasal untuk tersangka Yulia Nur Safitri 111 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Negeri Bohong

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER