BNN Amankan Tujuh Pengedar Narkoba Jaringan Internasional


MEDAN, SERUJI.CO.ID – Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional bersama BNNP Sumut, Polda Sumut, BNNP Aceh, Polrestabes Medan, Polres Langkat, dan Bea dan Cukai Langkat mengamankan tujuh pengedar narkoba jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko, di Medan, Senin (2/4), mengatakan satu orang tersangka pengedar narkoba berinisial MT (33) tewas ditembak karena melawan petugas dan berusaha melarikan diri.

Selain itu, menurut dia, patugas BNN menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 44,7 kg dan pil ekstasi 58 ribu butir.

“Tujuh tersangka narkoba yang ditangkap, yakni berinisial KA (27), AS (19), RP (26), MK (31), ZL (40), RS (26), DS (27).Sedangkan seorang tersangka yang tewas berinisial MT (33),” ujar Winarko.

Ia menyebutkan, penangkapan para tersangka itu, berada di enam lokasi yakni Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, serta berhasil menyita kendaraan roda dua dan roda emapat.

Penangkapan TKP yang pertama, Rabu (28/3) sekira pukul 16.00 WIB, petugas mengamankan tersangka KA (27) asal Aceh, di Jalan Raya Tanjung Pura Kma 51-52 Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat,Sumut. Petugas juga menyita dua bungus barang bukti sabu seberat 1.007 gram .

“Setelah dilakukan pengembangan pada hari yang sama pukul 20.00 WIB, petugas menemukan 15 kg sabu dan 58 ribu pil ekstasi di Perumahan Taman Angrek Jalan Flamboyan Raya Tanjung Selamat Medan,” ucapnya.

Winarko mengatakan, TKP II, Kamis (29/3) sekira pukul 05.30 WIB, petugas meringkus dua tersangka, AS (19) dan EP (29) warga Medan, di Jalan Teuku Amir Hamzah Kota Binjai menyita sabu seberat 20,619 gram.

Kemudian TKP III, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas membekuk tersangka MK (31) warga Aceh,di Jalan Teuku Amir Hamzah Kota Binjai, dan menyita satu unit Mobil SUV dan lima unit handphone.

TKP IV, petugas Kamis (29/3) sekira pukul 23.40 WIB, meringkus ZL (40) asal Aceh, di Jembatan Kembar Kampung Lalang Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dan menyita satu KTP dan satu unit heandphone.

TKP V, sekitar pukul 16.40 WIB, petugas mengamankan dua orang tersangka MT (33) dan RS (26) di Jalan Rama Setia Merduati Lamapaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh.

Tim BNN Provinsi Aceh melakukan pengembangan ke Kota Lhokseumawe, namun pada saat dalam perjalanan di Jalan Soekarno -Hatta, tersangka MT melakukan perlawanan dan melarikan diri dengan cara membuka pintu mobil.

Petugas BNN Provinsi Aceh akhirnya melakukan tindakan tegas terukur terhadap MT, dan tersangka tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.

Berikutnya TKP VI, Tim gabungan Sabtu (31/3) sekira pukul 03.00 WIB melakukan penangkapan tersangka DS (27) warga Desa Biara Barat, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dan menyita sabu seberat 7 kg.

“Atas perbuatan itu, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1), pasal 113 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1), pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup,” kata Kepala BNN didampingi Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close