BNN Akan Periksa Kalapas Cipinang Terkait Sel Mewah

1
114
lapas cipinang
Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta.

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana untuk memeriksa Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Cipinang, Jakarta terkait ditemukannya ruangan sel mewah yang dihuni terpidana kasus narkoba Haryanto Chandra alias Gombak. Haryanto Chandra adalah narapidana Lapas Cipinang kelas IA yang telah divonis 14 tahun penjara.

“Nanti akan dipanggil dan dimintai keterangan,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (13/6).

Pada penggeledahan yang dilakukan tanggal 31 Mei 2017 oleh tim penyidik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BNN tersebut terlihat situasi ruangan sel yang tidak seperti ruangan sel pada umumnya.

Di ruangan tersebut, terdapat AC, CCTV yang bisa memonitor setiap orang yang datang, wifi, akuarium ikan arwana dan menu makanan istimewa. Selain itu, menemukan beberapa barang sebagai berikut: satu unit “laptop” (komputer jinjing), satu unit IPAD, empat unit telepon genggam dab satu unit token.

“Selain itu, pada saat penggeledahan tim juga menemukan aktivitas para narapidana sedang menghisap shabu di dalam ruangan sel,” kata Arman.

Pada saat Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba memiliki pabrik di dalam lapas Cipinang, hampir semuanya penghuni menggunakan narkoba, katanya.

“Temuan pabrik narkoba di dalam Lapas Cipinang tersebut sudah saya laporkan ke Wamenkumham saat itu. Bagaimana tidak lanjut kasusnya harusnya dimonitor itu,” kata Arman.

Kalau kasus seperti ini terulang lagi, dia katakan ini bukan yang pertama.

“Dan pemanggilan Kalapas akan melalui prosedur dan siap saja yang ada sangkut pautnya,” kata Arman. (IwanY)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU