Berkas Lengkap, 8 Tersangka Perdagangan Bayi Siap Disidangkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya telah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus penjualan bayi melalui media sosial Instagram. Delapan di antaranya saat ini berkasnya telah dinyatakan P21 atau lengkap oleh penyidik Kejari Surabaya.

“Hari ini kami limpahkan berkas penyidikan tahap kedua ke Kejaksaan Negeri Surabaya sebanyak lima orang tersangka. Pekan sebelumnya, tiga orang tersangka,” kata Kepala
Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sudamiran di Surabaya, Rabu (12/12).

Dua tersangka lainnya, kata Sudamiran, masih dalam pelimpahan berkas penyidikan ke Kejaksaan Negeri Surabaya dan tinggal menunggu dinyatakan lengkap atau P-21.

“Dua tersangka yang masih dalam pemberkasan ke kejaksaan ini memang baru kami tangkap pada bulan November lalu,” katanya.

Salah satunya adalah seorang ibu muda berusia 20 tahun berinisial Ir, asal Malang, Jawa Timur.

Sudamiran menjelaskan bahwa Ir dibawa ke Badung, Bali, saat sedang hamil tua dan dirawat oleh seorang bidan berinisial Ra (46), yang juga sekaligus berperan sebagai perantara penjualan bayi.

“Begitu bayinya lahir langsung dijual seharga Rp3,8 juta beserta sejumlah perhiasan yang ditaksir senilai Rp2,5 juta. Bidan Ra adalah tersangka ke-10 dalam kasus ini,” ujarnya.

Sudamiran mengungkapkan otak dalam perkara perdagangan bayi ini adalah tersangka berinisial Al (29), warga Sidoarjo, Jawa Timur. Al mengelola akun @konsultasihatiprivat untuk menjual bayi pada Oktober 2018.

Dialah yang menghimpun ibu-ibu muda, atau hamil di luar nikah, untuk menjual bayinya sekaligus mencarikan pembelinya melalui akun media sosial di Instagram.

Al mengaku, sejak September 2017, ia telah memperdagangkan tiga balita dari satu kota ke kota lainnya.

“Ibu beserta perantara yang terlibat dalam perdagangan bayi ini telah ditangkap dengan total 10 orang,” ucapnya.

Meski berkas-berkas 8 tersangka telah lengkap, namun Sudamiran mengaku pihaknya akan tetap mengikuti perkembangan kasus tersebut di persidangan nanti. Sebab, tak menutup kemungkinan akan ditemukan fakta dan tersangka baru yang belum ditangkap.

“Untuk sementara sepuluh tersangka itu. Nanti menunggu perkembangan hasil dari persidangan. Jika ada dugaan tersangka baru di persidangan, akan kami tindak lanjuti,” tegasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER