Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik oleh Ahmad Dhani Segera Dilimpahkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID –¬†Berkas perkara kasus pencemaran nama baik yang menyeret politikus Ahmad Dhani Prasetyo segera dilimpahkan Kepolisian Daerah Jawa Timur ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada pekan ini.

“Minggu ini kemungkinan akan melakukan pelimpahan tahap pertama kasus tentang pencemaran nama baik yang dilajukan saudara AD ke Jaksa Penuntut Umum yaitu di Kejati Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, di Surabaya, Senin (26/11).

Sedangkan terkait pemeriksaan saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani, Barung mengatakan hingga kini saksi ahli tidak kunjung datang, meski penyidik sudah melakukan berkali-kali pemanggilan untuk diperiksa.

“Beberapa kali sudah kita tunggu (saksi ahli yang diajukan Ahmad Dhani, red), kemudian yang bersangkutan ingin penyidik Polda Jatim datang ke Jakarta. Saya kira ini sudah tidak bisa kita penuhi,” ujar Barung.

Sehingga untuk melengkapi keterangan saksi ahli, penyidik Polda Jatim hanya menggunakan keterangan dari saksi ahli yang telah diperiksa dan dihadirkan oleh Polda Jatim yakni ahli bahasa dan ahli pidana.

“Adapun saksi-saksi yang sudah kita periksa adalah yang dihadirkan sendiri baik ahli bahasa, ahli pidana, itu yang kita pakai sekarang. Sedangkan saksi-saksi yang diajukan AD sudah kita berikan kelonggaran untuk diperiksa di Polda Jatim, dan sampai sekarang belum ada,” tutur Barung.

Barung menegaskan kelengkapan barang bukti yang sudah diamankan penyidik dalam kasus tersebut. Adapun barang bukti yang diamankan adalah akun Instagram Ahmad Dhani, transmisi status dalam IG yang bersangkutan.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani yang juga aktivis dari gerakan #2019GantiPresiden batal melakukan deklarasi gerakan itu di Surabaya pada Ahad (26/8) lalu. Dhani dihadang sejumlah massa di depan hotel Majapahit tempat ia menginap.

Sambil menunggu di lobby hotel, Ahmad Dhani kemudian membuat sebuah video vloq menyikapi penghadangannya. Dalam video vloq tersebut, muncul pernyataan yang diduga merupakan penghinaan kepada Banser. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER