Bawa Obat Terlarang, Polres Kulon Progo Tangkap Biduan Dangdut

0
74
narkoba
Pengedar atau pengguna narkoba tertangkap (ilustrasi)

KULON PROGO, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengamankan seorang biduan dangdut XN, 19, yang kedepatan membawa obat terlarang.

Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution di Kulon Progo, Senin (16/4), mengatakan Satuan Narkoba Polres Kulon Progo gencar memerangi peredaran narkoba dan obat terlarang, karena menjadi komitmen Polres Kulon Progo memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Penggunaan narkoba sangat mengancam generasi muda, meski dari penangkapan XN sedikit mengamankan barang bukti, kami tetap menyelidiki kasus ini. Hal ini membuktikan, Polres Kulon Progo tidak pandang bulu dalam memerangi peredaran narkoba,” kata Anggara.

Ia mengatakan XN ditangkap Satnarkoba pada 10 April, di simpang lima Karangnongko dengan barang bukti sembilan butir obat dengan bentul PIL warna putih dengan ada lambang segitiga yang diduga berjenis obat HIMA juga dibeli oleh tersangka dari MB seharga Rp50.000 dan dibawa pelaku saat menyanyi di sebuah sekolahan di wilayah Wates.

“XN diduga keras juga melakukan peredaran obat tersebut kepada orang-orang yang saling mengenal atau membutuhkan,” katanya.

Anggara mengatakan XN dikenakan Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Selain itu, XN bisa dikenai Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

“Yang dalam hal ini diterapkan pula pasal perbantuan pasal 55 KUHP dan pasal percobaan yaitu pasal 53 KUHP,” katanya.

Kasat Narkoba Polres Kulon Progo AKP Munarso mengatakan tersangka XN memang sudah sejak beberapa lama dilakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Kulon Progo dengan dugaan melakukan peradaran obat-obat berbahaya.

Pada Selasa (10/4) sekitar 10.00 WIB, anggota Satresnarkoba Polres Kulon Progo melakukan penyelidikan terhadap tersangka XN yang sedang melakukan kegiatan menyanyi disebuah sekolahan di wilayah Wates dan setelah selasai menyanyi dimana XN menumpang kendaraan Honda Jazz warna Putih nomor polisi AB-1524-MN yang dikemudikan oleh saksi bernama DW melintas Pos Polisi Karangnongko, dihentikan oleh Anggota Satresnarkoba dan anggota Pospol Karangnongko dan dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti pil berwarna putih dengan lambang segitiga yang diduga keras berjenis HIMA, yang merupakan obat yang tidak memiliki izin edar.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kulon Progo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih mengembangkan kasus ini,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...