Penulis Buku “Jokowi Undercover” Divonis Tiga Tahun Penjara

BLORA – Majelis hakim Pengadilan Negeri Blora menjatuhkan vonis hukuman tiga tahun penjara kepada Bambang Tri Mulyono, penulis buku ‘Jokowi Undercover – Melacak Jejak Sang Pemalsu Jatidiri’, dalam persidangan yang digelar di ruang sidang Cakra, Senin (29/5). Vonis hakim ini satu tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut hukuman 4 tahun penjara.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ‎Pasal ‎28 ayat 2, jo Pasal 45 A ayat 2 UU 19/2016 atas perubahan UU 11/2008, tetang Informasi dan Transaksi Elektroni (ITE), jo Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Menyatakan terdakwa Bambang Tri Mulyono telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Makmurin Kusumastuti dalam membacakan putusan Majelis Hakim.

Dasar putusan tersebut sesuai dengan pasal yang didakwakan dan dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam pertimbangannya yang dibacakan Hakim Anggota Dwi Ananda FW, Majelis Hakim tak satupun menggunakan pendapat dari saksi-saksi meringankan yang dihadirkan terdakwa. Dalam menemukan unsur-unsur dalam dakwaan, Majelis Hakim hampir kesemuanya mempertimbangkan pendapat dari saksi-saksi ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.

Selain telah menemukan bukti-bukti dalam unsur dakwaan, Majelis Hakim juga menyatakan ada hal-hal yang turut memberatkan dalam vonis untuk terdakwa Bambang Tri. Diantaranya, terdakwa menyerang kehormatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Selain itu, Bambang Tri juga dinilai berlaku tak sopan selama menjalani persidangan, dan juga tak merasa berasalah dan menyesal atas apa yang telah diperbuatnya.‎

“Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan merupakan tulangpunggung keluarga, yang mempunyai tanggungjawab untuk menafkahi istri dan kedua anaknya” ujar Makmurin.

Bambang Tri pun langsung menyatakan banding atas putusan tersebut.

“Ya saya menyatakan banding,” jawab Bambang Tri.

Sidang ini sendiri berlangsung tak lebih dari 2 jam, dihadiri juga oleh Michael Bimo, salah seorang yang disebut-sebut Bambang Tri dalam Jokowi Undercover sebagai saudara dari Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Bambang ditetapkan sebagai tersangka karena membuat buku ‘Jokowi Undercover’. Buku tersebut dianggap berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Bambang menggunakan media sosial untuk mendistribusikan buku itu secara online.

Bambang pun ditangkap pada Jumat (30/12/2016) oleh Bareskrim Polri di Blora, yang kemudian dibawa ke Jakarta untuk dimintai keterangan.

Polisi akhirnya menyatakan kasus itu telah lengkap atau P21 pada Senin (27/2). Kemudian kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Blora. (IwanY)

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER