Akibatkan Dua Orang Tewas, Polres Indramayu Ringkus Penjual Miras

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Petugas Polres Indramayu, meringkus seorang penjual minuman keras (miras) yang mengakibatkan dua orang tewas setelah menenggak minuman itu, dan masih mengejar satu tersangka lain.

“Kami tetapkan dua tersangka yaitu TYN (43) dan PRW (40) yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang,” kata Kepala Polres Indramayu, AKBP Yoris MY Marzuki, di Indramayu, Jumat (17/5).

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis (9/5), dimana para korban membeli minuman keras jenis ciu kepada tersangka TYN.

Kemudian mereka mengonsumsi barang haram itu dengan temannya yang berjumlah 10 orang. Satu botol minuman keras jenis ciu itu dicampur dengan lima botol minuman berenergi.

“Tapi miras oplosan itu hanya diminum ¬†tiga orang, karena yang lainnya minum bir. Dan pada pagi harinya sekitar pukul 10.00 WIB seorang meninggal dunia dan kemudian sore harinya satu lagi menyusul,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah mendapatkan laporan, jajarannya langsung memeriksa ke TKP, sehingga diketahui korban membeli minuman keras itu kepada TYN.

Kemudian TYN langsung ditangkap dan mengakui telah menjual minuman keras itu selama tiga tahun. “Tersangka juga pernah kami tangkap dengan kasus yang sama,” tuturnya.

Kedua korban sudah diotopsi dan hasilnya memang mereka meninggal akibat meminum minuman keras jenis ciu.

“Kita juga sudah mengirimkan bagian dalam tubuhnya untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium sampai saat ini memang dapat dibuktikan korban meninggal akibat mengonsumsi minuman jenis ciu,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER