KPK Pastikan Tidak Ada Konflik Kepentingan Kasus Century


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada konflik kepentingan antara Deputi Bidang Penindakan KPK Brigjen Pol Firli dengan penanganan kasus Bank Century.

“Kemarin kebetulan saya ketemu Pak Firli dan saya tanya kepada Pak Firli terkait pertanyaan sejumlah teman-teman media terkait pernah bertugasnya Deputi Bidang Penindakan KPK beberapa waktu sebelumnya sebagai ajudannya sebagai Wapres saat itu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Rabu (18/4).

Firli pernah menjadi ajudan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 Boediono yang akhir-akhir ini namanya mencuat terkait putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus Bank Century.

“Ditegaskan pertama peristiwa Bank Century ini terjadi sebelum menjadi Wapres, artinya tidak hubungan dengan penugasan pada saat itu,” kata Febri.

Lebih lanjut, Febri juga menegaskan bahwa KPK memiliki mekanisme berlapis untuk penanganan perkara mulai dari proses penyelidikan di mana terdapat tim penyelidik di Direktorat yang berbeda.

“Kemudian proses penyidikan sampai pada proses penuntutan nantinya dan itu dibahas pada forum ekspose yang melibatkan unsur-unsur yang terkait dengan penangan perkara tersebut,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, kata Febri, Firli yang merupakan mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat itu juga menegaskan bahwa yang akan dilakukan hanya sepanjang sesuai dengan pembuktian di proses hukum saja dan mekanisme tersebut sedang berjalan di KPK.

“Jadi, saya kira secara kelembagaan KPK akan profesional untuk menangani kasus ini,” ungkap Febri.

Firli baru saja dilantik sebagai Deputi Bidang Penindakan KPK pada Jumat (6/4). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close