Tuntut Ketum Golkar Diperiksa, Gerakan Bersatu untuk Rakyat Akan Demo KPK

0
140
  • 24
    Shares
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat mengkampanyekan Khofifah-Emil di Jombang, Ahad (1/4/2018). (foto:Devan/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Elemen masyarakat yang menamakan diri Gerakan Bersatu Untuk Rakyat (GESTUR) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/9) lusa, untuk menuntut dituntaskannya kasus kasus suap pembangunan PLTU Riau-1 yang saat ini ditangani KPK.

“Aksi unjuk rasa akan di mulai ba’da Sholat Jumat dari Masjid Sunda Kelapa Longmarch menuju Gedung Merah Putih KPK,” kata aktivis Gestur, Yeffta W dalam rilis yang diterima SERUJI, Rabu (5/9).

Sebagaiman diberitakan, KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial yang juga mantan Sekjen Golkar sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1, setelah sebelumnya menentapkan politisi Golkar Eni Saragih sebagai tersangka.

Loading...

“Agar KPK mengusut keterlibatan sejumlah elit Partai Golkar dan membuka kemungkinan menjerat Partai Golkar menjadi tersangka korupsi korporasi,” ujar Yeffta.

Baca juga: Resmi, KPK Tetapkan Idrus Marham Tersangka Dugaan Suap PLTU Riau-1

Saat ini KPK juga sedang mendalami keterlibatan Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir, dalam kasus yang untuk pertama kalinya seorang Menteri di Kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi terjerat kasus korupsi.

“GESTUR mendukung upaya KPK mengusut tuntas korupsi pembangunan PLTU Riau-1 , dimana elit Partai Golkar Idrus Marham dan Eni Saragih telah ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan KPK,” pungkas Yeffta.

Berikut tuntutan yang akan disampaikan GESTUR dalam aksi yang akan berlangsung Jumat (7/9) lusa tersebut;

1. KPK segera periksa Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar/Menteri Perindustrian; Agus Gumiwang, Ketua OC Munaslub Golkar 2017/ Menteri Sosial; Nurdin Halid, Ketua Penyelenggara Munaslub Partai Golkar 2017,

2. KPK usut aliran dana suap PLTU Riau 1 ke Partai Golkar untuk membiayai Munaslub 2017,

Baca juga: Idrus Marham Mundur, Agus Gumiwang Gantikan Sebagai Mensos

3. Meminta Airlangga Hartarto untuk mundur sebagai Menteri Perindustrian daripada akan menjadi beban pemerintahan Presiden Jokowi. Mengundurkan diri jauh lebih terhormat,

4. Menyerukan kepada masyarakat untuk menjadikan partai politik penerima aliran dana korupsi sebagai musuh bersama,

5. Selamatkan Indonesia dari para koruptor penghancur bangsa dan negara.

(ARif R)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU