Tersangka Suap Dirjen Hubla Akui Buka Rekening Dengan Identitas Palsu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan menggunakan ATM atas nama “Joko Prabowo” untuk memberikan uang kepada sejumlah pihak di lapangan, termasuk para preman.

“Saya ‘bikin’ KTP atas nama Joko Prabowo di Pramuka, saya gunakan untuk buka rekening. Tujuannya agar saya bisa berikan untuk macam-macam orang, ada LSM, ada preman di lapangan, kan tidak perlu tahu nama saya yang asli. Saya buat nama palsu ya untuk mereka, misalnya, preman digunakan untuk menipu,” kata Adiputra dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (21/3).

Adiputra sendiri sudah divonis 4 tahun ditambah denda Rp200 juta dengan subsider 5 bulan kurungan karena terbukti menyuap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonus Tonny Budiono sebesar Rp2,3 miliar.

“Saya tinggal suruh orang saja buat rekening itu, bisa. Saya hanya suruh Lusi untuk membuat rekening,” ungkap Adiputra.

Adiputra menggunakan fasilitas nasabah prioritas di Bank Mandiri.

Dalam dakwaan disebutkan Adiputra membuka beerapa rekening di Bank Mandiri menggunakan KTP palsu dengan nama Yongkie Goldwing dan Joko Prabowo sehingga pada 2015-2016 membuat 21 rekening di bank Mandiri cabang Pekalongan dengan nama Joko Prabowo dengan tujuan agar kartu ATM-nya dapat diberikan kepada orang lain yaitu anggota LSM, wartawan, preman di proyek lapangan, rekan wanita dan beberapa pejabat di kementerian Perhubungan, termasuk untuk Antonius.

“Saya pernah memberikan uang Rp300 juta kepada Antonius dengan cara membuka tabungan, untuk operasional ucapkan terima kasih. Setelah dikasih saran semua saya lengkapi semua,” tambah Adiputra.

Adiputra mengatakan bahwa uang itu hanya sebagai uang terima kasih.

“Satpam saja saya terima kasih. Beliau (Antonius) bagian dermaga, jadi beliau bukan bagian pengerukan, orang bilang saya bodoh, tapi saya ya mengucapkan terima kasih,” ungkap Adiputra. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close