Tersangka Jual Beli Jabatan Kemenag Ucapkan Selamat Pada Jokowi Menang Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy alias Rommy mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang berhasil meraih suara terbanyak berdasarkan hasil rekapitulasi final Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya tentu menghormati keputusan KPU dan ini kan proses ketatanegaraan, saya mengucapkan selamat atas kemenangan Pak Jokowi. Kalau pimpinan-pimpinan negara-negara lain sudah mengucapkan selamat, masa kita di negeri sendiri tidak mengakui kemenangan Pak Jokowi,” ucap Rommy di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/5).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat memeriksa Rommy dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus suap jabatan tersebut.

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menghormati pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang melayangkan gugatan pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya juga menghormati hak yang dimiliki oleh Pak Prabowo dan Sandi untuk melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Tentu finalitas dari penetapan Pak Jokowi dalam kemenangannya kan menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi,” ucap Rommy.

Rommy pun juga menyayangkan terkait aksi 22 Mei di Jakarta yang berujung kericuhan.

“Saya tentu menyampaikan duka cita karena saya mengikutinya melalui siaran televisi dan saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban terutama korban meninggal pada kerusuhan kemarin,” tuturnya.

Ia pun menyatakan bahwa sebaiknya masalah pemilu diselesaikan melalui jalur konstitusional. “Sebagai sesama anak bangsa, mari lah kita selesaikan kontestasi ini secara bermartabat dan melalui jalur konstitusional yang ada,” tukasnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER